Kegagalan Bitcoin menembus angka psikologis $95.600 pagi ini memang menjadi pemicu utama koreksi pada market.​Berikut adalah beberapa poin kunci mengenai situasi BTC saat ini (19 Januari 2026):

​Analisis Teknis & Psikologis

​Resistensi Kuat: Kegagalan menembus $95.600 menunjukkan adanya tekanan jual (supply) yang sangat masif di area tersebut. Banyak institusi dan whale tampaknya memasang order jual (take profit) di kisaran ini, yang secara historis menjadi penghalang sebelum menuju target $100.000.

​Level Support Kritis: Saat ini BTC tertahan di kisaran $92.754. Secara teknis, jika BTC tidak mampu bertahan di atas level $90.500 - $92.000, ada risiko penurunan lebih lanjut menuju area $89.000.

​Dampak ke Altcoin: Karena dominasi BTC yang masih tinggi, kegagalan di level resistensi ini memicu "efek domino" pada koin-koin kecil seperti DASH, ZEN, dan COTI. Investor cenderung menarik modal dari altcoin yang lebih volatile saat BTC menunjukkan tanda-tanda pelemahan.

​Mengapa Sulit Tembus?

​Konsolidasi vs Pembalikan: Analis melihat ini lebih sebagai fase konsolidasi atau koreksi teknikal daripada pembalikan tren (reversal) menuju pasar bearish panjang, selama support utama tidak ditembus.

​Kekurangan Katalis Baru: Pasar saat ini sangat bergantung pada arus masuk modal institusional (ETF) dan kebijakan suku bunga makro untuk mendorong harga melewati rekor tertinggi baru.

​Langkah Strategis (Swing Spot):

Dalam strategi "Swing Spot", kegagalan menembus resistensi biasanya diikuti oleh fase akumulasi ulang di area bawah.

​Jika BTC stabil di atas $92.000, ini bisa menjadi sinyal entry bertahap untuk koin-koin yang sudah diskon lebih dari 10%.

​Namun, jika BTC melorot di bawah $90.500, sebaiknya kita menunggu "lantai" baru sebelum melakukan aksi beli.

#BTC #$BTC

BTC
BTCUSDT
78,837.2
+1.87%