1. Fed Meeting Minutes (Selasa) — Potensi Dampak: Tertinggi

Meskipun data ini bersifat retrospektif dari pertemuan Desember lalu, notulen ini akan mengungkap seberapa dalam perpecahan di internal The Fed mengenai arah suku bunga tahun 2026.

Sentimen: Jika notulen menunjukkan sikap lebih "hawkish" (ragu untuk memangkas bunga lebih lanjut karena inflasi atau pasar tenaga kerja yang stabil), likuiditas pasar kripto bisa tertekan. Sebaliknya, sinyal pelonggaran akan memicu rebound cepat setelah penurunan $100 miliar kemarin.

2. China Silver Export Restrictions (Kamis) — Potensi Dampak: Signifikan (Khusus RWA)

Mulai 1 Januari 2026, China resmi membatasi ekspor perak melalui sistem lisensi. Mengingat China menguasai 60-70% pasokan perak global, hal ini akan memicu lonjakan harga perak fisik.

Kaitan Kripto: Ini akan menjadi ujian besar bagi protokol RWA (Real World Asset) yang melakukan tokenisasi perak. Jika harga perak fisik meroket menuju target $80, kita akan melihat lonjakan volume perdagangan pada aset komoditas ter-tokenisasi di jaringan blockchain.

3. Initial Jobless Claims & PMI Data (Rabu & Jumat) — Potensi Dampak: Menengah

Jobless Claims: Jika angka pengangguran lebih tinggi dari ekspektasi, pasar akan berekspektasi bahwa Fed harus memangkas bunga lebih cepat (Bullish untuk kripto).

PMI (Jumat): Data manufaktur yang lemah akan memperkuat narasi perlambatan ekonomi, yang biasanya mendorong investor beralih ke Bitcoin sebagai "Digital Gold" di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Ringkasan Strategis

Minggu ini adalah transisi menuju tahun 2026. Dengan pasar saham AS tutup pada hari Kamis, likuiditas mungkin akan menipis, yang justru bisa memperbesar ayunan harga (volatilitas) di pasar kripto. Fokus utama tetap pada notulen Fed untuk arah makro dan pergerakan perak untuk sektor RWA.#BTC90kChristmas #StrategyBTCPurchase #CPIWatch #USJobsData $BTC

BTC
BTC
89,640
+0.15%

$ETH

ETH
ETH
2,960.4
+0.74%

$SOL

SOL
SOL
127.65
+0.10%