Rumornya China Diam-Diam Borong Bitcoin, Benarkah?
Isu mengejutkan kembali beredar di pasar crypto. Sebuah dokumen 13F di Amerika Serikat mengungkap entitas bernama Laurore Ltd memborong saham ETF Bitcoin milik BlackRock, yaitu iShares Bitcoin Trust (IBIT) senilai sekitar US$436 juta.
Temuan ini pertama kali diangkat oleh Jeff Park, CIO ProCap sekaligus penasihat Bitwise Asset Management. Ia menyoroti kejanggalan entitas tersebut:
• Tidak memiliki website resmi
• Tidak ada siaran pers
• Tidak memiliki rekam jejak publik
• Nama pengaju tercatat sebagai Zhang Hui berbasis Hong Kong (nama yang sangat umum)
Park juga menyoroti penggunaan akhiran “Ltd” yang sering diasosiasikan dengan struktur offshore seperti Cayman atau BVI — jalur yang lazim dipakai untuk mengakses pasar AS.
🔎 Kenapa Ini Jadi Sorotan?
1️⃣ Portofolio Hanya 1 Aset
Seluruh kepemilikan Laurore Ltd hanya berisi IBIT — ini tidak lazim untuk entitas investasi besar.
2️⃣ Jalur ETF, Bukan Exchange Crypto
Jika benar terkait China, masuk lewat ETF teregulasi AS jauh lebih “rapi” dibanding membeli langsung di exchange.
3️⃣ China & Bitcoin = Narasi Sensitif
Selama ini China dikenal membatasi aktivitas crypto domestik. Jika ada eksposur institusional terselubung, ini bisa menjadi sinyal perubahan strategi.
⚖️ Fakta vs Spekulasi
Sampai saat ini:
❗ Tidak ada bukti resmi dana tersebut berasal dari pemerintah China.
❗ Tidak ada konfirmasi keterlibatan institusi negara.
❗ Semua masih berbasis analisis dan dugaan.
Pasar crypto memang sering bergerak cepat berdasarkan narasi. Namun investor tetap perlu membedakan antara data resmi dan spekulasi pasar.
📌 Jika Benar, Apa Dampaknya?
Jika benar ada akumulasi besar dari institusi China:
• Likuiditas bisa meningkat
• Sentimen bullish terhadap Bitcoin bisa menguat
• ETF spot bisa makin dominan sebagai pintu masuk modal global
Namun jika hanya rumor, pasar berpotensi kembali normal setelah euforia mereda.
Apakah ini strategi diam-diam… atau hanya kebetulan administratif?