Dalam perkembangan kecerdasan buatan yang pesat, visi @Quack AI Official untuk tahun 2026 bukan hanya tentang menciptakan alat yang lebih cerdas, tetapi membangun fondasi yang kokoh untuk otonomi yang aman.

Jika kita melihat roadmap untuk kuartal pertama tahun 2026, tema utamanya adalah "Foundational Intelligence Layer". Metafora dalam visualisasi ini sangat jelas: seperti para pekerja yang sedang membangun struktur besar di sebuah konstruksi, kami sedang menyusun batu bata teknis yang akan menjadi dasar bagi ekosistem Agent AI masa depan.

Ini bukan sekadar tentang peningkatan fitur; ini adalah tentang penyusunan infrastruktur inti. Berikut adalah rincian dari tiga pilar utama yang sedang kami kerjakan dan hasil yang kami harapkan capai.

Tiga Pilar Utama Q1 2026

Untuk mewujudkan lapisan kecerdasan dasar ini, kami memfokuskan sumber daya pada tiga misi strategis:

1. Eksekusi EIP-7702 (EIP-7702 Execution)

Tantangan terbesar dalam agen AI saat ini adalah kemampuannya untuk berinteraksi langsung dengan infrastruktur blockchain dan dompet pengguna. Melalui implementasi EIP-7702, kami bertujuan untuk merevolusi cara agen mengelola aset dan otorisasi. Ini adalah langkah krusial agar agen tidak hanya bisa "berpikir", tetapi juga melakukan transaksi keuangan atau mengeksekusi smart contract atas nama pengguna dengan izin yang jelas.

2. Reasoning Proof MVP (Minimum Viable Product)

Kepercayaan adalah mata uang paling berharga dalam AI. Karena itu, kami sedang mengembangkan MVP untuk Reasoning Proof. Konsep ini sederhana namun mendalam: setiap keputusan yang diambil oleh agen harus dapat diverifikasi dan dijelaskan secara logis. Ini memungkinkan auditibilitas penuh, memastikan bahwa agen tidak melakukan tindakan berdasarkan "kotak hitam" yang tidak bisa dipahami, melainkan melalui alur logika yang transparan.

3. Agent-to-Agent Messaging Base Layer

Sebuah agen yang hebat adalah aset, tetapi jaringan agen yang kolaboratif adalah ekosistem. Kami sedang membangun lapisan dasar (base layer) untuk pesan antar-agen. Ini akan menjadi protokol komunikasi standar yang memungkinkan satu agen untuk berbicara, bernegosiasi, atau bekerja sama dengan agen lain secara mulus, tanpa hambatan teknis.

Hasil yang Diharapkan: Otonomi di Bawah Kendali

Apa tujuan akhir dari pembangunan "Foundational Intelligence Layer" ini? Seperti yang tertulis dalam outcome roadmap kami, visinya adalah menciptakan situasi di mana:

"Agents can execute actions, explain decisions, and communicate with each other under enforceable constraints."

Artinya:

Eksekusi Aksi: Agen dapat melakukan tugas nyata, bukan sekadar memberikan saran.

Penjelasan Keputusan: Transparansi mutlak di mana agen dapat merinci mengapa mereka mengambil keputusan tertentu.

Komunikasi: Kolaborasi antar-agen terjadi secara otomatis dan efisien.

Batasan yang Dapat Dipaksakan (Enforceable Constraints): Ini yang paling penting. Kebebasan agen tidak berarti kekacauan. Mereka beroperasi dalam aturan main yang ketat—seperti aturan keselamatan di proyek konstruksi—untuk memastikan keamanan dan kepatuhan.

Kesimpulan

Q1 2026 adalah periode konstruksi fondasi. Seperti para pekerja di gambar yang memakai helm keselamatan dan bekerja dengan presisi menggunakan alat berat, kami pun mengerjakan kode dan protokol dengan ketelitian tinggi.

Kami tidak hanya sekadar membangun perangkat lunak; kami sedang membangun masa depan di mana kecerdasan buatan dapat diandalkan, transparan, dan mampu bekerja sama. Pondasi ini akan menentukan seberapa tinggi dan seberapa jauh teknologi ini dapat berkembang di tahun-tahun mendatang.

Mari kita lihat apa yang akan $Q bangun selanjutnya.