
Platform X (sebelumnya Twitter) resmi memperketat kebijakan API untuk pengembang. Nikita Bier, Product Lead X sekaligus advisor ekosistem Solana, mengumumkan bahwa aplikasi kripto berbasis InfoFi—yang memberikan insentif atau reward kepada pengguna untuk membuat postingan—tidak lagi diizinkan beroperasi di X.
Keputusan ini diambil setelah X menilai bahwa model InfoFi telah memicu lonjakan besar konten berkualitas rendah, spam balasan, serta postingan yang dihasilkan AI secara masif. Menurut Nikita, pola ini merusak kualitas percakapan publik dan pengalaman pengguna di platform.
Akibat kebijakan baru ini, akses API untuk aplikasi InfoFi langsung dicabut, yang secara efektif mematikan banyak proyek crypto social yang bergantung pada insentif posting sebagai model utama pertumbuhan.
🔍 Apa Itu InfoFi?
InfoFi (Information Finance) adalah model kripto yang menggabungkan media sosial dengan insentif finansial, di mana pengguna dibayar token untuk membuat konten, membalas postingan, atau meningkatkan engagement. Model ini sempat populer karena menjanjikan pertumbuhan cepat dan distribusi token yang luas.
Namun dalam praktiknya, banyak proyek InfoFi lebih mementingkan kuantitas daripada kualitas, sehingga memicu:
Spam balasan masif
Farming engagement
Konten AI tanpa nilai
Distorsi diskursus publik
📉 Dampak ke Industri Kripto
Larangan ini menjadi sinyal kuat bahwa:
Era "pay-to-post" di platform besar mulai berakhir
Proyek crypto social harus membangun produk nyata, bukan sekadar insentif
Distribusi token berbasis spam tidak lagi berkelanjutan
Bagi builder, ini adalah peringatan bahwa integrasi dengan platform Web2 memiliki risiko kebijakan yang besar. Bagi investor, ini menjadi pengingat untuk lebih selektif terhadap narasi SocialFi / InfoFi.
🧠 Kesimpulan
Langkah X ini menunjukkan bahwa platform besar mulai melawan degradasi kualitas konten akibat insentif kripto. Ke depan, proyek crypto social yang bertahan kemungkinan adalah mereka yang fokus pada:
Utility nyata
Community organik
Model insentif yang berkelanjutan
