Ekonomi Amerika Serikat mulai menunjukkan tanda-tanda pelemahan.
PHK meningkat.
Kebangkrutan bertambah.
Kredit macet menumpuk.
Pasar properti mulai kehabisan pembeli.
Beberapa analis menilai kondisi 2026 tidak seindah ekspektasi awal tahun. Bahkan muncul spekulasi potensi koreksi besar dalam 2–3 bulan ke depan, mirip pola awal gejolak crypto dan saham pada 2025 lalu.
Jika tekanan berlanjut, pasar saham dan crypto bisa terdampak lebih dalam akibat efek domino kepanikan massal.
Isu makin panas ketika nama Jerome Powell kembali disorot. Donald Trump disebut-sebut berpotensi menyalahkan The Fed jika perlambatan ekonomi makin dalam, dengan narasi bahwa bank sentral terlambat melonggarkan kebijakan.
Namun di balik potensi badai, ada skenario lain:
Jika tekanan ekonomi membesar, suku bunga bisa ditekan, likuiditas dibuka kembali, pajak dipangkas, dan regulasi pro-crypto bisa dipercepat menjelang dinamika politik akhir 2026.
Pertanyaannya sekarang:
Apakah ini awal koreksi besar?
Atau hanya fase tekanan sebelum stimulus baru mendorong market naik lagi?
Pasar sedang menguji psikologi investor.
Siapkah Anda menghadapi volatilitas 2–3 bulan ke depan?
Disclaimer: Postingan ini hanya bertujuan untuk edukasi, bukan ajakan membeli atau menjual aset. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.