Bitcoin Turun Seiring Aset Growth Melemah
Bitcoin sempat mencapai puncak di atas US$126.000 pada Oktober, sebelum terkoreksi lebih dari 50%. Pada 5 Februari, harga BTC bahkan sempat turun ke sekitar US$60.000 sebelum kembali pulih.
Menurut Grayscale, pola ini memperlihatkan karakter Bitcoin yang sensitif terhadap sentimen risiko. Saat investor menjual saham-saham teknologi dan aset growth bernilai tinggi, arus dana juga keluar dari Bitcoin.
Dalam 12 bulan terakhir, pergerakan BTC disebut berkorelasi dengan saham perusahaan software bervaluasi tinggi.
Saham-saham ini umumnya diperdagangkan berdasarkan ekspektasi pertumbuhan masa depan dan sangat dipengaruhi tingkat kepercayaan investor. Ketika kepercayaan melemah, harganya cepat terkoreksi. Bitcoin menunjukkan pola serupa.
Tekanan pada sektor teknologi belakangan juga dipicu kekhawatiran bahwa kecerdasan buatan dapat mengganggu model bisnis software tradisional. Dampaknya, saham teknologi terkoreksi dan Bitcoin bergerak hampir seirama.
