Dominasi institusi besar seperti BlackRock, Franklin Templeton, dan Ondo di jaringan Ethereum membuktikan bahwa rantai publik telah menjadi standar baru bagi digitalisasi aset dunia nyata (RWA). Hingga Februari 2026, Ethereum berhasil menguasai sekitar 60% pangsa pasar RWA dengan menampung lebih dari 400 aset senilai $12 miliar lebih, sebuah angka yang jauh melampaui para pesaingnya. Menurut Melvis Langyintuo dari Canton Network, daya tarik utama yang membuat institusi enggan berpindah ke jaringan privat adalah interoperabilitas dan komposabilitas; kemampuan unik untuk mengoordinasikan transaksi secara atomik di antara berbagai pemangku kepentingan, produk, dan pasar dalam satu ekosistem terbuka. Properti ini tidak hanya memperluas jangkauan distribusi dan likuiditas, tetapi juga meningkatkan kecepatan perputaran aset (asset velocity), mengubah instrumen finansial yang dulunya kaku menjadi "lego digital" yang dapat berinteraksi bebas dengan protokol DeFi global.#CPIWatch #CZAMAonBinanceSquare #TrumpCanadaTariffsOverturned $BTC

XRP
1.4165
+4.53%

BTC
68,953.61
+5.11%

ETH
2,056.86
+7.16%