Dokumen-dokumen terbaru dari Departemen Kehakiman AS yang dirilis pada Februari 2026 mengonfirmasi bahwa Jeffrey Epstein memang melakukan investasi tidak langsung sebesar $500.000 ke Blockstream pada tahun 2014, enam tahun setelah ia divonis bersalah atas kasus prostitusi anak di Florida. Investasi tersebut difasilitasi oleh Joi Ito, mantan Direktur MIT Media Lab, melalui dana ventura yang ia kelola bersama Epstein selama masa putaran pendanaan benih (seed round) Blockstream. CEO Blockstream, Adam Back, mengklarifikasi di platform X bahwa saat itu Epstein diperkenalkan sebagai limited partner di dana milik Ito dan pihaknya baru memutus hubungan keuangan beberapa bulan kemudian setelah menyadari adanya potensi konflik kepentingan.
Selain Blockstream, dokumen tersebut juga mengungkap bahwa Epstein menginvestasikan $3 juta di Coinbase pada tahun yang sama, yang memperkuat narasi bahwa sang terpidana predator seksual tersebut secara aktif mencoba menanamkan pengaruhnya di sektor teknologi dan kripto yang sedang tumbuh. Meskipun Adam Back menegaskan bahwa Blockstream tidak lagi memiliki hubungan finansial dengan aset atau warisan Epstein, pengungkapan ini telah memicu perdebatan panas di komunitas Bitcoin, bahkan menyebabkan pengembang veteran Luke Dashjr secara terbuka mendesak Adam Back untuk mundur dari jabatannya. Skandal ini menjadi pengingat kelam tentang bagaimana "uang kotor" sempat merembes ke dalam fondasi infrastruktur digital di masa awal perkembangannya, memicu seruan untuk transparansi pendanaan yang lebih ketat di seluruh industri blockchain tahun 2026 ini.#epstein #CPIWatch #CZAMAonBinanceSquare #USNFPBlowout $BTC $ETH $XRP


