Mantan CEO FTX, Sam Bankman-Fried (SBF), kembali jadi sorotan setelah memuji kebijakan pro-crypto Presiden AS Donald Trump dan membandingkannya dengan era Joe Biden.
Dalam unggahan di platform X, SBF menyebut bahwa di bawah Trump, industri crypto mendapat ruang lebih terbuka, sementara di era Biden banyak perusahaan merasa ditekan hingga pindah ke luar negeri. Pernyataan ini memicu spekulasi: apakah ini sekadar opini, atau upaya mencari simpati politik demi peluang grasi?
📌 Fakta penting:
• SBF saat ini menjalani hukuman 25 tahun penjara sejak Maret 2024.
• Akun X yang memposting pernyataan tersebut dikendalikan oleh orang kepercayaannya.
• Ia sebelumnya diketahui menyumbang dana politik dalam jumlah besar pada Pemilu 2022.
Di AS, presiden memang memiliki kewenangan memberikan pengampunan (presidential pardon). Namun prosesnya tidak otomatis dan tetap melalui pertimbangan hukum serta politik yang kompleks.
🔎 Apa Artinya untuk Industri Crypto?
Jika isu ini benar-benar berkaitan dengan dinamika politik, maka ini menunjukkan bagaimana industri crypto semakin erat dengan agenda kebijakan nasional AS. Sikap pemerintah terhadap regulasi crypto bisa
berdampak besar terhadap:
• Arus investasi
• Kejelasan regulasi
• Sentimen pasar global
Apakah ini langkah komunikasi politik yang strategis? Atau sekadar opini pribadi yang dibesar-besarkan publik?
Waktu yang akan menjawab.
‼️ Disclaimer: Postingan ini hanya bertujuan untuk edukasi dan informasi, bukan ajakan politik maupun investasi.