Kapitalisasi pasar Tether $USDT turun dari US$187 miliar menjadi US$184,3 miliar sejak awal Januari, menurut data CoinGecko. Penurunan ini langsung memicu kekhawatiran karena USDT menguasai porsi terbesar pasar stablecoin global.

Jika tren ini berlanjut, pasar crypto berpotensi menghadapi tekanan likuiditas.

📉 Kenapa Penurunan USDT Penting?

USDT berfungsi sebagai “bahan bakar likuiditas” di pasar crypto. Ketika kapitalisasi USDT naik, itu biasanya menandakan dana baru masuk ke pasar. Sebaliknya, ketika turun, artinya:

• Modal keluar dari pasar

• Permintaan aset digital melemah

• Likuiditas perdagangan menyusut

Data dari CryptoQuant juga menunjukkan adanya korelasi antara harga Bitcoin (BTC) dan pertumbuhan kapitalisasi USDT. Saat BTC naik, USDT cenderung bertambah (fresh money masuk). Namun ketika $BTC turun — bahkan sempat menyentuh US$59 ribu — kapitalisasi USDT ikut terkontraksi.

🔎 Apa Artinya untuk Pasar?

Jika kapitalisasi USDT terus menurun:

• Volume trading bisa makin tipis

• Volatilitas berpotensi meningkat

• Tekanan jual bisa lebih agresif

Namun, penting dicatat bahwa penurunan beberapa miliar dolar belum tentu langsung berarti krisis. Pasar crypto memang sangat sensitif terhadap arus likuiditas global, suku bunga, dan sentimen makro.

Pertanyaannya sekarang:

Apakah ini awal dari fase risk-off yang lebih dalam, atau hanya rotasi modal sementara sebelum akumulasi baru?

Disclaimer Alert: Not Financial Advice (NFA). Do Your Own Research (DYOR).