Market update November

Berdasarkan Binance Research

Apakah kita akan di bear market?

Tapi kita harus melihat beberapa data ini dulu

1. Market Resilience After October Volatilite

- Oktober 2025 jadi bulan pertama sejak 2018 di mana pasar crypto turun (−6.1%) akibat likuidasi besar senilai US$19 miliar.

- Namun, pasar pulih cepat — rebound lebih dari 10% sampai akhir bulan → menunjukkan kepercayaan investor masih tinggi.

- Grafik menunjukkan performa kapitalisasi pasar crypto bulanan dari Januari–Oktober 2025.

👉🏻Oktober merah (−6.1%) tapi langsung balik naik di November.

👉🏻BNB naik 6.2% di bulan yang sama berkat proyek baru seperti Polymarket, Myriad, dan Ondo Finance

2. x402 — Protokol Pembayaran Instan

- x402 adalah open payment protocol yang memungkinkan transfer stablecoin secara instan tanpa bank, kartu, atau perantara

- Volume transaksi harian tembus 720.000 di Oktober (total mingguan >3,7 juta transaksi)

- Fitur pendukung baru seperti

• Aktivitas memecoin,

• Integrasi baru dengan Google, Cloudflare, dan Circle.

• x402 kini digunakan lintas jaringan: Base → BNB Chain → Solana

3. Koin privasi seperti Zcash, Dash, dan Monero sedang naik daun.

- Aktivitas transaksi naik lebih dari 30% pada Oktober.

- Zcash memimpin kenaikan, dengan transaksi harian naik 160% dan kapitalisasi pasarnya bahkan melampaui Monero.

- Ini menandakan minat pasar terhadap privasi meningkat.

- Pendorongnya:

• Teknologi Zero-Knowledge (ZK),

• Fitur confidential smart contract di Ethereum,

Aplikasi desentralisasi (dApp) fokus privasi seperti Lighter.

4. AI trading competition (kompetisi trading antar model AI) yang dilakukan oleh Nof1 Research di bulan Oktober

- Setiap AI model dikasih modal $10,000, trading autonomously (otomatis) di on-chain perpetual market.

- Tujuannya bukan mencari siapa paling akurat

Ditemukan adanya “kepribadian” berbeda antar model AI:

• Owen3 Max & DeepSeek V3.1 → Paling sukses, menang besar lewat manajemen risiko dan leverage cerdas.

• Gemini 2.5 Pro & GPT-5 → Rugi besar karena overtrading