Bloomberg Intelligence menyoroti risiko besar yang mulai diabaikan pasar. Setelah reli tajam dan mencetak rekor demi rekor, harga emas kini dinilai masuk ke zona rawan koreksi.
Analis senior Bloomberg Intelligence, Mike McGlone, menyebut kenaikan emas yang terlalu parabolik sering kali menjadi sinyal puncak pasar. Menurutnya, peluang emas turun ke US$4.000 per troy ounce justru lebih realistis dibanding melonjak ke US$6.000 dalam waktu dekat.
Beberapa poin yang disorot:
âą đ Reli terlalu cepat dan agresif
âą đ° Valuasi dinilai mahal dibanding inflasi aktual
âą đ Jarak harga dengan fundamental makin melebar
âą â ïž Potensi aksi ambil untung besar-besaran
Meski emas tetap dikenal sebagai safe haven, pasar tidak pernah bergerak satu arah selamanya. Ketika euforia memuncak, risiko koreksi tajam juga ikut membesar.
Pertanyaannya sekarang:
Apakah ini hanya peringatan dini⊠atau awal fase distribusi besar di pasar emas?
âŒïž Disclaimer: Postingan ini hanya bertujuan untuk edukasi, bukan ajakan membeli atau menjual aset investasi.