Bank of America memperkirakan Emas akan Mencapai $5.000, Perak Bisa Mencapai Puncak antara $135 dan $309
Dalam laporan yang dirilis awal Januari 2026, Kepala Riset Logam Bank of America, Michael Widmer, mengidentifikasi emas sebagai penangkal portofolio utama dan penggerak pengembalian tahun ini, sementara menyoroti potensi perak untuk jauh melampaui kinerja lainnya berdasarkan siklus sejarah.
Perkiraan Emas 2026
Harga Rata-rata: Emas diperkirakan akan rata-rata $4.538 per ounce pada tahun 2026.
Target Puncak: Bank mempertahankan kemungkinan emas akan mencoba mencapai milestone $5.000 per ounce selama tahun ini.
Pendorong Utama: Analis menyebut kondisi pasar yang semakin ketat, penurunan pasokan tambang (diperkirakan penurunan 2% dari penambang di Amerika Utara), dan meningkatnya biaya produksi (rata-rata $1.600/oz) sebagai dukungan fundamental.
Perkiraan Perak 2026
Puncak Potensial: Widmer mencatat bahwa jika rasio emas terhadap perak kembali ke tingkat ekstrem sejarahโseperti 32:1 yang terlihat pada tahun 2011 atau 14:1 pada tahun 1980โharga perak bisa mencapai puncak antara $135 dan $309 per ounce.
Kondisi Saat Ini: Sejak awal 2026, rasio ini berada di sekitar 59:1, menunjukkan potensi "pengejaran" yang signifikan bagi perak dibandingkan emas.
Dinamika Pasar: Meskipun permintaan industri perak (terutama di bidang tenaga surya) mungkin menghadapi tekanan dari perubahan teknologi, perannya sebagai aset investasi "berkekuatan tinggi" diharapkan mendorong pergerakan harga yang ekstrem.
Perspektif Investasi
Bank of America tetap mendukung portofolio yang beragam dengan rasio 60:20:20 (60% saham, 20% obligasi, dan 20% emas) untuk menangkap keuntungan ini dan memberikan jaring pengaman terhadap ketidakseimbangan fiskal AS yang berkelanjutan serta kebijakan makro yang tidak konvensional.
#GOLD #Silver #BofAStableCoins #XAUUSD #BTCVSGOLD