Binance Square

chinacentralbank

536 penayangan
3 Berdiskusi
Trade Terrance
·
--
⚡️BARU SAJA: 🇨🇳 Bank Sentral Tiongkok mengatakan akan mempromosikan penggunaan internasional #Yuan. #ChinaCentralBank #Yuan
⚡️BARU SAJA: 🇨🇳 Bank Sentral Tiongkok mengatakan akan mempromosikan penggunaan internasional #Yuan.

#ChinaCentralBank #Yuan
Bank sentral China, Bank Rakyat China (PBoC), telah menegaskan kembali larangannya terhadap mata uang virtual setelah pertemuan multi-agensi pada 28 November 2025. PBoC secara khusus mengidentifikasi stablecoin sebagai risiko keuangan utama, termasuk kemungkinan penggunaan untuk pencucian uang, penipuan, dan transfer lintas batas ilegal. Poin-poin penting dari pertemuan: Pengulangan ilegalitas: PBoC mengkonfirmasi bahwa mata uang virtual tidak memiliki status hukum yang sama dengan mata uang fiat. Semua bisnis terkait kripto dianggap sebagai aktivitas keuangan ilegal. Ini memperkuat larangan perdagangan dan penambangan cryptocurrency yang dimulai pada tahun 2021. Menargetkan risiko stablecoin: Pejabat menunjukkan keprihatinan bahwa stablecoin tidak memenuhi standar anti-pencucian uang (AML) dan ketahui pelanggan Anda (KYC) yang kunci. Mereka juga memperhatikan peningkatan aktivitas spekulatif yang melibatkan aset digital. Penegakan yang terkoordinasi: Pertemuan tersebut mencakup perwakilan dari berbagai lembaga pemerintah, menunjukkan upaya yang lebih kuat untuk memerangi aktivitas kripto ilegal. Otoritas akan meningkatkan penegakan untuk memastikan stabilitas keuangan. Dampak pada Hong Kong: Sementara Hong Kong memiliki pendekatan regulasi yang berbeda terhadap aset digital, Beijing telah mengambil langkah-langkah untuk membatasi beberapa aktivitas di sana. Misalnya, perusahaan teknologi China telah diminta untuk menunda proyek stablecoin dan tokenisasi di Hong Kong. Fokus pada yuan digital: Meskipun ada larangan terhadap cryptocurrency swasta, China terus mempromosikan inisiatif yuan digital yang didukung negara (e-CNY). #stablecoin #ChinaCentralBank
Bank sentral China, Bank Rakyat China (PBoC), telah menegaskan kembali larangannya terhadap mata uang virtual setelah pertemuan multi-agensi pada 28 November 2025. PBoC secara khusus mengidentifikasi stablecoin sebagai risiko keuangan utama, termasuk kemungkinan penggunaan untuk pencucian uang, penipuan, dan transfer lintas batas ilegal.

Poin-poin penting dari pertemuan:
Pengulangan ilegalitas: PBoC mengkonfirmasi bahwa mata uang virtual tidak memiliki status hukum yang sama dengan mata uang fiat. Semua bisnis terkait kripto dianggap sebagai aktivitas keuangan ilegal. Ini memperkuat larangan perdagangan dan penambangan cryptocurrency yang dimulai pada tahun 2021.
Menargetkan risiko stablecoin: Pejabat menunjukkan keprihatinan bahwa stablecoin tidak memenuhi standar anti-pencucian uang (AML) dan ketahui pelanggan Anda (KYC) yang kunci. Mereka juga memperhatikan peningkatan aktivitas spekulatif yang melibatkan aset digital.
Penegakan yang terkoordinasi: Pertemuan tersebut mencakup perwakilan dari berbagai lembaga pemerintah, menunjukkan upaya yang lebih kuat untuk memerangi aktivitas kripto ilegal. Otoritas akan meningkatkan penegakan untuk memastikan stabilitas keuangan.
Dampak pada Hong Kong: Sementara Hong Kong memiliki pendekatan regulasi yang berbeda terhadap aset digital, Beijing telah mengambil langkah-langkah untuk membatasi beberapa aktivitas di sana. Misalnya, perusahaan teknologi China telah diminta untuk menunda proyek stablecoin dan tokenisasi di Hong Kong.
Fokus pada yuan digital: Meskipun ada larangan terhadap cryptocurrency swasta, China terus mempromosikan inisiatif yuan digital yang didukung negara (e-CNY).
#stablecoin #ChinaCentralBank
Masuk untuk menjelajahi konten lainnya
Jelajahi berita kripto terbaru
⚡️ Ikuti diskusi terbaru di kripto
💬 Berinteraksilah dengan kreator favorit Anda
👍 Nikmati konten yang menarik minat Anda
Email/Nomor Ponsel