🚨 BREAKING: ASI baru saja mengambil alih kendali atas minyak Venezuela
setelah operasi militer dramatis yang mengakibatkan penangkapan Presiden Nicolás Maduro — dan Tiongkok marah.
$GUN Berikut ini yang terjadi dan mengapa hal ini penting:
🔥 🔹 AS kini mengendalikan produksi dan penjualan minyak Venezuela — Washington mengumumkan rencana untuk tetap memegang dan memasarkan minyak mentah Venezuela secara tak terbatas, menjual barel di pasar global dan mengalihkan pasokan yang sebelumnya ditujukan untuk Tiongkok. $FXS
🔥 🔹 Akses minyak Venezuela murah Tiongkok sedang runtuh — Beijing adalah pembeli minyak mentah terbesar Venezuela, menerima ratusan ribu barel per hari. Dengan pengawasan AS, pasokan ini kini berisiko, sehingga mengurangi posisi energi Tiongkok di Amerika Latin.
🔥 🔹 Miliaran dolar pinjaman & kontrak Tiongkok terancam — Tiongkok telah mengalokasikan puluhan miliar dolar ke Venezuela melalui skema minyak untuk kredit dan investasi bersama. Kesepakatan-kesepakatan tersebut kini tidak pasti karena AS yang menentukan syarat-syaratnya.
$STRAX 🔥 🔹 Pasar energi global sedang berubah — pengambilalihan minyak mentah Venezuela oleh AS telah menekan harga minyak dan mengguncang pasar yang terkait dengan saham energi Tiongkok.
🚨 Ini bukan hanya soal Venezuela — ini adalah pergeseran strategis:
AS melemahkan pengaruh Tiongkok di Amerika Latin
Keamanan energi menjadi alat geopolitik
Aliran sumber daya kini ditentukan oleh kebijakan AS, bukan persaingan pasar
Pertanyaan untuk pasar kripto/energi:
Dengan pasokan energi global berada di bawah kendali geopolitik alih-alih perdagangan bebas, bisakah token energi, kripto yang terkait minyak, dan aset energi berbasis blockchain tiba-tiba menjadi penangkal utama terhadap dominasi pasar tradisional? 🚀🌍
#MinyakVenezuela #RivalitasASChina #GeopolitikEnergi #PerubahanPasarMinyak
#CryptoEnergy