๐จ CHINA BARU SAJA MENYUDUTKAN DINDING LOGAM YANG TIDAK PERNAH DIDENGAR WALL STREET
Dan ini akan mengubah aturan rantai pasokan global.
๐
Pada 4 Februari 2025, Beijing secara diam-diam membatasi ekspor bismut.
Apa yang terjadi selanjutnya adalah pelajaran utama dalam kekuatan rantai pasokan:
โ Harga melonjak 600% dalam 6 minggu โ dari $6 menjadi $40/pon.
โ Ekspor logam anjlok 93,2% dalam satu bulan.
โ Pentagon mulai melakukan penimbunan darurat, merencanakan untuk membeli 5,16 juta pon โ 18% dari semua pasokan tahunan non-Cina โ untuk 5 tahun ke depan.
Mengapa?
Cina mengendalikan 81% produksi bismut global.
Bukan hanya dominasi โ hampir total.
๐ Tapi inilah yang tidak mereka katakan kepada Anda:
Bismut oksida โ bentuk yang diproses โ dibebaskan dari kontrol ekspor.
Pada bulan yang sama ekspor logam anjlok, ekspor oksida meningkat 18%.
Ini bukan blokade. Ini adalah filter.
Cina tidak mengurangi pasokan.
Mereka memilih pembeli, menetapkan premi, dan memutuskan siapa yang mendapatkan akses.
๐บ๐ธ Sementara itu, AS belum memproduksi bismut primer sejak 1997 โ dan menjual habis cadangan strategisnya pada tahun yang sama.
Asumsi pasar bebas bahwa โpasar akan selalu menyediakanโ telah terbukti sangat naif.
โ ๏ธ Hitung mundur dimulai:
Pada Juni 2026, Barat harus mempercepat proyek baru seperti tambang NICO โ atau menghadapi kekurangan struktural dalam farmasi, teknologi pertahanan, dan elektronik canggih.
๐ Cerita sebenarnya bukanlah bismut.
Ini adalah bahwa kita membangun industri triliunan dolar di atas rantai pasokan yang tidak kita kendalikan.
Beijing baru saja menyerahkan tagihannya kepada kita.
Apa selanjutnya โ dan logam โkecilโ mana yang menjadi target berikutnya?
Perhatikan. Buku permainan sekarang sudah dipublikasikan.
#Bismut #MineralKritis #RantaiPasokan #Cina #Komoditas #KebijakanPerdagangan #Geopolitik #KeamananSumberDaya #Pertahanan #KontrolEkspor
#BinanceSquare #CryptoNews #GlobalMarkets #StrategicResources #EconomicSecurity $BNB $XRP