KETUA FED JEROME POWELL BERADA DALAM KESULITAN BESAR 🚨
$DUSK Dia TERKUNCI, inilah alasannya.
Baru saja, CPI AS keluar sesuai ekspektasi di angka 2,7%, sementara CPI Inti justru lebih rendah dari perkiraan di angka 2,6%.
Ini adalah angka yang persis muncul pada rilis CPI terakhir, yang berarti CPI tidak lagi melambung tinggi.
Dan ini bisa menjadi masalah bagi Powell.
Powell telah menahan suku bunga karena The Fed percaya inflasi akan naik.
Namun justru sebaliknya, CPI dan CPI Inti bergerak menuju target The Fed.
Selain itu, Truflation, yang menghitung CPI secara real-time, menunjukkan bahwa inflasi AS kini berada di bawah 1,8%
Ini berarti The Fed terlambat dalam memotong suku bunga, dan ini merupakan hal buruk.
Ekonomi sudah dalam kesulitan akibat suku bunga tinggi, dan The Fed tetap menunda pemotongan suku bunga meskipun rilis CPI yang rendah.
Seperti yang kita ketahui, The Fed melakukan pemotongan suku bunga 50BPS tepat sebelum pemilu 2024, meskipun pasar mengharapkan pemotongan 25BPS.
Pada waktu itu, CPI Inti berada di angka 3,3%, sementara tingkat pengangguran berada di 4,1%.
Kini, CPI Inti berada di 2,6%, dan tingkat pengangguran melonjak menjadi 4,4%, tetapi The Fed tetap bersikap hawkish.
Dan saya rasa pemerintahan Trump mengetahui data CPI ini, dan itulah sebabnya mereka menyerang Powell.
Powell bisa berkata apa saja, tetapi kenyataannya The Fed jauh tertinggal dari kurva.
Pasaran membutuhkan lebih banyak pemotongan suku bunga, dan The Fed harus menyalurkannya pada tahun 2026.
$BTC $ZEN #TRUMP #Fed #FedRateCut #2026 #dusk