Binance Square

socialmediaban

205,802 penayangan
14 Berdiskusi
ORBIS Insight
·
--
{future}(SUIUSDT) INGGRIS MEMPERTIMBANGKAN LARANGAN MEDIA SOSIAL UNTUK DI BAWAH 16 TAHUN 🚨 Kepanasan regulasi ini menyebar secara global. Perusahaan Teknologi Besar merasakan tekanan dari pemerintah di seluruh dunia terkait keselamatan dan dampak kesehatan mental. Saksikan bagaimana ini mempengaruhi ruang crypto, terutama untuk platform yang mengandalkan keterlibatan pemuda. • $LINK dan $PEPE ada di berita seiring dengan berita ini. • Ekosistem $SUI mungkin akan melihat efek tidak langsung dari meningkatnya pengawasan regulasi. Tetap waspada. Ini menandakan perubahan besar dalam narasi lanskap digital. #CryptoNews #Regulation #UKTech #SocialMediaBan 📉 {spot}(PEPEUSDT) {future}(LINKUSDT)
INGGRIS MEMPERTIMBANGKAN LARANGAN MEDIA SOSIAL UNTUK DI BAWAH 16 TAHUN 🚨

Kepanasan regulasi ini menyebar secara global. Perusahaan Teknologi Besar merasakan tekanan dari pemerintah di seluruh dunia terkait keselamatan dan dampak kesehatan mental. Saksikan bagaimana ini mempengaruhi ruang crypto, terutama untuk platform yang mengandalkan keterlibatan pemuda.

$LINK dan $PEPE ada di berita seiring dengan berita ini.
• Ekosistem $SUI mungkin akan melihat efek tidak langsung dari meningkatnya pengawasan regulasi.

Tetap waspada. Ini menandakan perubahan besar dalam narasi lanskap digital.

#CryptoNews #Regulation #UKTech #SocialMediaBan 📉
🚨 BREAKING: 🇺🇸 Mahkamah Agung AS Menegaskan Larangan TikTok 🚫🎥 Mahkamah Agung secara resmi telah menegakkan keputusan untuk melarang TikTok, yang berlaku mulai hari Minggu ini. Langkah ini menandai perubahan besar dalam kebijakan AS terhadap platform media sosial milik asing 🌍📵. ⚖️ Pembaruan Utama: TikTok tidak akan dapat diakses lagi di Amerika Serikat mulai akhir pekan ini. Tetap terinformasi saat negara bersiap untuk keputusan penting ini! 📰📲 #TikTokBan 🚫 #SupremeCourt ⚖️ #BreakingNews 🌟 #SocialMediaBan 🛑
🚨 BREAKING: 🇺🇸 Mahkamah Agung AS Menegaskan Larangan TikTok 🚫🎥

Mahkamah Agung secara resmi telah menegakkan keputusan untuk melarang TikTok, yang berlaku mulai hari Minggu ini. Langkah ini menandai perubahan besar dalam kebijakan AS terhadap platform media sosial milik asing 🌍📵.

⚖️ Pembaruan Utama: TikTok tidak akan dapat diakses lagi di Amerika Serikat mulai akhir pekan ini.

Tetap terinformasi saat negara bersiap untuk keputusan penting ini! 📰📲

#TikTokBan 🚫 #SupremeCourt ⚖️ #BreakingNews 🌟 #SocialMediaBan 🛑
🚨 Australia kini sedang menguji teknologi verifikasi usia untuk melarang anak di bawah 16 tahun dari aplikasi media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Snapchat! 🧑‍💻🚫📱 Langkah ini dapat menjadi perubahan digital global jika berhasil! 🌐🔥 Pemerintah bertujuan untuk melindungi anak-anak dari bahaya online seperti perundungan siber, ketergantungan & konten yang tidak pantas 👨‍👩‍👧‍👦🛡️ Menggunakan pengenalan wajah & AI untuk memverifikasi usia adalah bagian dari rencana 🤖📸 Raksasa teknologi mungkin segera dipaksa untuk mematuhi pemeriksaan ID yang ketat sebelum memberikan akses 🚦 Australia bekerja sama dengan mitra teknologi & regulator untuk memastikan privasi tidak terganggu 🔐🇦🇺 Kebijakan digital ini mungkin menjadi panggung untuk pengendalian identitas online di seluruh dunia 🌍📲 Orang tua, pendidik & advokat keselamatan online sedang mengawasi hasil percobaan ini dengan seksama 👀👨‍🏫👩‍🏫 Jika percobaan ini berhasil, itu bisa memicu regulasi serupa di seluruh Eropa & Asia 🌏🧾 Platform Crypto & Web3 harus mempersiapkan diri lebih awal untuk kepatuhan teknologi pengaturan usia 💻🪪 Binance & startup blockchain juga harus memikirkan kerangka ID pengguna 👤🔗 Menyeimbangkan privasi vs keamanan kini menjadi pusat perdebatan hak digital ⚖️💬 Seiring restrukturisasi media sosial, ID terdesentralisasi mungkin akan berkembang pesat ⛓️🚀 Australia bisa menjadi negara pertama yang mendefinisikan akses usia online secara global 🦘✨ Tetap terhubung, tren ini mungkin akan membentuk kembali cara kita terhubung, berdagang & berbagi online selamanya 💥🌐 #AustraliaTech #SocialMediaBan #AIIdentityCheck #BinanceWriteToEarn #BinanceSquare
🚨 Australia kini sedang menguji teknologi verifikasi usia untuk melarang anak di bawah 16 tahun dari aplikasi media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Snapchat! 🧑‍💻🚫📱

Langkah ini dapat menjadi perubahan digital global jika berhasil! 🌐🔥

Pemerintah bertujuan untuk melindungi anak-anak dari bahaya online seperti perundungan siber, ketergantungan & konten yang tidak pantas 👨‍👩‍👧‍👦🛡️

Menggunakan pengenalan wajah & AI untuk memverifikasi usia adalah bagian dari rencana 🤖📸

Raksasa teknologi mungkin segera dipaksa untuk mematuhi pemeriksaan ID yang ketat sebelum memberikan akses 🚦

Australia bekerja sama dengan mitra teknologi & regulator untuk memastikan privasi tidak terganggu 🔐🇦🇺

Kebijakan digital ini mungkin menjadi panggung untuk pengendalian identitas online di seluruh dunia 🌍📲

Orang tua, pendidik & advokat keselamatan online sedang mengawasi hasil percobaan ini dengan seksama 👀👨‍🏫👩‍🏫

Jika percobaan ini berhasil, itu bisa memicu regulasi serupa di seluruh Eropa & Asia 🌏🧾

Platform Crypto & Web3 harus mempersiapkan diri lebih awal untuk kepatuhan teknologi pengaturan usia 💻🪪

Binance & startup blockchain juga harus memikirkan kerangka ID pengguna 👤🔗

Menyeimbangkan privasi vs keamanan kini menjadi pusat perdebatan hak digital ⚖️💬

Seiring restrukturisasi media sosial, ID terdesentralisasi mungkin akan berkembang pesat ⛓️🚀

Australia bisa menjadi negara pertama yang mendefinisikan akses usia online secara global 🦘✨

Tetap terhubung, tren ini mungkin akan membentuk kembali cara kita terhubung, berdagang & berbagi online selamanya 💥🌐

#AustraliaTech #SocialMediaBan #AIIdentityCheck #BinanceWriteToEarn #BinanceSquare
🚨 TERBARU: 🇺🇸 Mahkamah Agung AS Mengonfirmasi Larangan TikTok 🚫🎥 Mahkamah Agung secara resmi telah menegakkan keputusan untuk melarang TikTok, berlaku mulai hari Minggu ini! Perubahan besar dalam kebijakan AS terkait platform media sosial yang dimiliki asing 🌍📵. ⚖️ Pembaruan Kunci: TikTok akan tidak dapat diakses di AS mulai akhir pekan ini. Tetap ikuti perkembangan keputusan bersejarah ini! 📰📲 #TikTokBan 🚫 #SupremeCourt ⚖️ #BreakingNews 🌟 #SocialMediaBan 🛑
🚨 TERBARU: 🇺🇸 Mahkamah Agung AS Mengonfirmasi Larangan TikTok 🚫🎥

Mahkamah Agung secara resmi telah menegakkan keputusan untuk melarang TikTok, berlaku mulai hari Minggu ini! Perubahan besar dalam kebijakan AS terkait platform media sosial yang dimiliki asing 🌍📵.

⚖️ Pembaruan Kunci: TikTok akan tidak dapat diakses di AS mulai akhir pekan ini.

Tetap ikuti perkembangan keputusan bersejarah ini! 📰📲

#TikTokBan 🚫 #SupremeCourt ⚖️ #BreakingNews 🌟 #SocialMediaBan 🛑
🚨 Pertama di Dunia: Australia Melarang Akun Media Sosial untuk di Bawah Usia 16 Tahun Australia telah menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan larangan menyeluruh, secara resmi melarang siapa pun di bawah usia 16 tahun untuk membuat atau memiliki akun di platform media sosial utama. Undang-undang ini mulai berlaku pada 10 Desember 2025. Kebijakan baru ini, yang disahkan pada tahun 2024, adalah sebagai respons terhadap meningkatnya kekhawatiran publik mengenai: Kesehatan Mental: Mengurangi dampak algoritma adiktif dan konten berbahaya pada anak di bawah umur. Keamanan: Melindungi anak-anak dari perundungan siber dan grooming daring. Kontrol Orang Tua: Memberikan orang tua lebih banyak kekuatan atas paparan digital anak-anak mereka. Larangan ini berlaku untuk platform utama termasuk TikTok, Instagram, Facebook, YouTube, X, dan Snapchat. Tanggung jawab—dan risiko denda hingga A$49,5 juta—sepenuhnya berada di tangan perusahaan teknologi untuk menegakkan verifikasi usia dan menghapus akun di bawah umur yang ada. Perdana Menteri Anthony Albanese memuji langkah ini sebagai keluarga "mengambil kembali kekuasaan dari perusahaan teknologi besar." Dunia kini sedang mengamati apakah negara-negara seperti Denmark, Norwegia, dan Malaysia akan mengikuti langkah Australia. #SocialMediaBan
🚨 Pertama di Dunia: Australia Melarang Akun Media Sosial untuk di Bawah Usia 16 Tahun
Australia telah menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan larangan menyeluruh, secara resmi melarang siapa pun di bawah usia 16 tahun untuk membuat atau memiliki akun di platform media sosial utama. Undang-undang ini mulai berlaku pada 10 Desember 2025.

Kebijakan baru ini, yang disahkan pada tahun 2024, adalah sebagai respons terhadap meningkatnya kekhawatiran publik mengenai:

Kesehatan Mental: Mengurangi dampak algoritma adiktif dan konten berbahaya pada anak di bawah umur.

Keamanan: Melindungi anak-anak dari perundungan siber dan grooming daring.

Kontrol Orang Tua: Memberikan orang tua lebih banyak kekuatan atas paparan digital anak-anak mereka.

Larangan ini berlaku untuk platform utama termasuk TikTok, Instagram, Facebook, YouTube, X, dan Snapchat. Tanggung jawab—dan risiko denda hingga A$49,5 juta—sepenuhnya berada di tangan perusahaan teknologi untuk menegakkan verifikasi usia dan menghapus akun di bawah umur yang ada.

Perdana Menteri Anthony Albanese memuji langkah ini sebagai keluarga "mengambil kembali kekuasaan dari perusahaan teknologi besar." Dunia kini sedang mengamati apakah negara-negara seperti Denmark, Norwegia, dan Malaysia akan mengikuti langkah Australia.
#SocialMediaBan
Masuk untuk menjelajahi konten lainnya
Jelajahi berita kripto terbaru
⚡️ Ikuti diskusi terbaru di kripto
💬 Berinteraksilah dengan kreator favorit Anda
👍 Nikmati konten yang menarik minat Anda
Email/Nomor Ponsel