Apakah Blockchain Benar-Benar Berarti Transparansi?
Venezuela, Perdagangan Minyak & USDT.
Blockchain bersifat transparan secara desain—tetapi apakah itu menjamin akuntabilitas?
Investigasi terbaru mengungkap bahwa perusahaan minyak negara Venezuela (PDVSA) telah menggunakan USDT (Tether) untuk menerima pembayaran minyak sambil menghindari sanksi Amerika Serikat dan sistem perbankan SWIFT.
Karena bank tradisional diblokir, USDT digunakan sebagai jalur pembayaran alternatif.
Pembeli diminta membayar terlebih dahulu dalam kripto sebelum pengiriman minyak untuk menghindari dana yang dibekukan.
Ini adalah kasus jelas dari "penghindaran sanksi" menggunakan stablecoin.
Berikut adalah paradoksnya:
Kripto bersifat terdesentralisasi—tetapi USDT dikendalikan oleh penerbit terpusat.
Tether dapat membekukan dompet kapan saja jika diminta oleh regulator.
Jadi masalah kepercayaan tidak hilang—ia hanya berubah bentuk.
Bahkan dengan transparansi blockchain, perantara yang kompleks dapat menyembunyikan miliaran, memberi alasan kuat kepada regulator untuk memperketat pengawasan terhadap stablecoin.
Kripto adalah teknologi netral.
Dampaknya tergantung sepenuhnya pada niat manusia dan geopolitik.
Masa depan keuangan sedang membentuk dirinya sebagai pertarungan antara
Kepatuhan 🆚 Desentralisasi
#CryptoNews #Blockchain #USDT #Stablecoins #BinanceSquare
#FinTech