Refleksi ini dari Justin Sun benar-benar menarik perhatian saya.
2026 menandai ulang tahun ke-10 Sunology, yang didirikan pada tahun 2016. Yang menarik adalah bahkan pada saat itu, Justin memilih untuk memberi judul bab terakhir "Reformasi Saya tentang Era Meiji." Kerangka itu terasa disengaja ketika dilihat kembali.
Restaurasi Meiji bukanlah tentang memulai dengan keuntungan.
Jepang tidak tiba-tiba mendapatkan sumber daya atau bakat yang lebih baik — ia mengubah nilai-nilainya, pandangan dunia, dan strategi jangka panjangnya, dan pergeseran itu membentuk kembali segala sesuatu yang diikuti.
Referensi Justin terhadap periode itu menyoroti sesuatu yang sering diremehkan oleh banyak orang:
daya saing yang nyata, baik untuk sebuah negara, sistem, atau individu, berakar pada nilai-nilai, bukan kondisi awal.
Logika yang sama berlaku pada tingkat pribadi. Berbagai jalur, berbagai hasil, tetapi seringkali perbedaan yang nyata berasal dari cara orang berpikir, pilihan yang mereka utamakan, dan strategi yang mereka bersedia komit selama waktu.
Dilihat dari sudut ini, Sunology bukan hanya sekumpulan karya, tetapi merupakan upaya jangka panjang untuk memperkenalkan cara berpikir baru, mirip dengan bagaimana tokoh-tokoh selama era Meiji menantang asumsi lama untuk membuka arah baru.
Dalam siklus pasar yang ramai, jenis pemikiran jangka panjang ini mudah terlewatkan, tetapi seringkali itulah yang paling penting.
@justinsuntron @TRON DAO #TRONGlobalFriends #Tron