**"SELAMAT DATANG DI ACARA TRUMP 2.0: TARIF, KEKACAUAN & TATA DUNIA BARU"**
Ketika Trump pertama kali meluncurkan serangan tarifnya, para kritikus menganggapnya sebagai taktik keras untuk menekan China. Namun, plotnya semakin rumit—ini bukan hanya tentang defisit perdagangan. Ini berubah menjadi spektakel geopolitik spektrum penuh, di mana tarif menjadi kurang tentang ekonomi dan lebih tentang kekuasaan mentah.
**Akibat yang Tidak Diinginkan?**
- **Konsumen membayar harga** (secara harfiah)—inflasi merayap naik, rak menjadi lebih mahal.
- **Petani berkeringat**, pabrik bergetar, dan optimisme Wall Street berubah menjadi tatapan cemas ke samping.