Binance Square

usandchinatrade

148 penayangan
3 Berdiskusi
yahyabro321
·
--
Putin dan Kontroversi Greenland: Apa yang Nyata dan Apa yang TidakKlaim Baru-baru ini, judul berita dan pos media sosial telah menyarankan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin "mengeluarkan bom" terkait Greenland — yang menyiratkan langkah geopolitik besar atau ancaman oleh Rusia yang terkait dengan pulau Arktik. Mari kita uraikan fakta-faktanya. Apa yang Sebenarnya Dikatakan Putin Putin belum mengumumkan rencana untuk mengambil kendali Greenland sendiri, dan Rusia juga belum mengajukan klaim teritorial formal atas pulau itu pada tahun 2026. Namun, pernyataan yang dia buat sebelumnya dan konteks di sekitarnya memicu kebisingan saat ini:

Putin dan Kontroversi Greenland: Apa yang Nyata dan Apa yang Tidak

Klaim
Baru-baru ini, judul berita dan pos media sosial telah menyarankan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin "mengeluarkan bom" terkait Greenland — yang menyiratkan langkah geopolitik besar atau ancaman oleh Rusia yang terkait dengan pulau Arktik. Mari kita uraikan fakta-faktanya.

Apa yang Sebenarnya Dikatakan Putin
Putin belum mengumumkan rencana untuk mengambil kendali Greenland sendiri, dan Rusia juga belum mengajukan klaim teritorial formal atas pulau itu pada tahun 2026. Namun, pernyataan yang dia buat sebelumnya dan konteks di sekitarnya memicu kebisingan saat ini:
#StrategyTrade #USandChinaTrade Pembicaraan antara pejabat tinggi AS dan China dilanjutkan untuk hari kedua pada hari Minggu, setelah Presiden AS Donald Trump mengungkapkan optimisme atas negosiasi yang bertujuan untuk meredakan ketegangan perdagangan yang dipicu oleh penerapan tarif agresifnya. Dalam sebuah posting di Truth Social setelah hari pertama pembicaraan di Jenewa pada hari Sabtu, Trump memuji diskusi yang “sangat baik” dan menganggapnya “sebagai pengaturan ulang total yang dinegosiasikan dengan cara yang ramah, tetapi konstruktif”. Sebelumnya, kantor berita negara China, Xinhua juga menggambarkan pembicaraan di Swiss sebagai “langkah penting dalam mempromosikan penyelesaian masalah”. Hari kedua pertemuan tertutup antara Sekretaris Keuangan AS Scott Bessent, Perwakilan Perdagangan Jamieson Greer dan Wakil Perdana Menteri China He Lifeng dilanjutkan segera setelah pukul 10 pagi (1 siang PKT) pada hari Minggu. Hingga hari Sabtu, pembicaraan berlangsung di kediaman duta besar Swiss untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di Jenewa, sebuah vila tersembunyi dengan jendela berwarna biru langit dekat taman besar di tepi kiri Danau Jenewa. “Pembicaraan ini mencerminkan bahwa keadaan hubungan perdagangan saat ini dengan tarif yang sangat tinggi ini pada akhirnya tidak menguntungkan baik Amerika Serikat maupun China,” kata ekonom kepala global Citigroup Nathan Sheets kepada AFP, menyebut tarif tersebut sebagai “proposisi kalah-kalah”.
#StrategyTrade #USandChinaTrade
Pembicaraan antara pejabat tinggi AS dan China dilanjutkan untuk hari kedua pada hari Minggu, setelah Presiden AS Donald Trump mengungkapkan optimisme atas negosiasi yang bertujuan untuk meredakan ketegangan perdagangan yang dipicu oleh penerapan tarif agresifnya.

Dalam sebuah posting di Truth Social setelah hari pertama pembicaraan di Jenewa pada hari Sabtu, Trump memuji diskusi yang “sangat baik” dan menganggapnya “sebagai pengaturan ulang total yang dinegosiasikan dengan cara yang ramah, tetapi konstruktif”.

Sebelumnya, kantor berita negara China, Xinhua juga menggambarkan pembicaraan di Swiss sebagai “langkah penting dalam mempromosikan penyelesaian masalah”.

Hari kedua pertemuan tertutup antara Sekretaris Keuangan AS Scott Bessent, Perwakilan Perdagangan Jamieson Greer dan Wakil Perdana Menteri China He Lifeng dilanjutkan segera setelah pukul 10 pagi (1 siang PKT) pada hari Minggu.

Hingga hari Sabtu, pembicaraan berlangsung di kediaman duta besar Swiss untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di Jenewa, sebuah vila tersembunyi dengan jendela berwarna biru langit dekat taman besar di tepi kiri Danau Jenewa.

“Pembicaraan ini mencerminkan bahwa keadaan hubungan perdagangan saat ini dengan tarif yang sangat tinggi ini pada akhirnya tidak menguntungkan baik Amerika Serikat maupun China,” kata ekonom kepala global Citigroup Nathan Sheets kepada AFP, menyebut tarif tersebut sebagai “proposisi kalah-kalah”.
Masuk untuk menjelajahi konten lainnya
Jelajahi berita kripto terbaru
⚡️ Ikuti diskusi terbaru di kripto
💬 Berinteraksilah dengan kreator favorit Anda
👍 Nikmati konten yang menarik minat Anda
Email/Nomor Ponsel