CEO Robinhood Vlad Tenev Meminta Amerika Serikat untuk 'Memimpin Kebijakan Kripto' di Tengah Kegagalan Regulasi
CEO Robinhood Vlad Tenev telah mendesak Amerika Serikat untuk memimpin kebijakan kripto, menunjuk "kebuntuan legislatif" yang mencegah fitur seperti staking dan saham yang telah diterbitkan kembali menjadi tersedia bagi semua pelanggan AS.
Komentarnya, yang dibuat di media sosial pada 15 Januari 2026, menekankan perlunya undang-undang yang jelas untuk melindungi konsumen dan mendorong inovasi.
Wawasan Utama
Keterbatasan Saat Ini: Staking, fitur yang sangat diminta, tidak tersedia di empat negara bagian AS karena peraturan negara bagian saat ini. Saham yang telah diterbitkan kembali tersedia bagi pelanggan Robinhood di Eropa tetapi tidak bagi pelanggan di pasar rumah AS.
Dukungan Legislasi: Pernyataan Tenev mendukung upaya berkelanjutan untuk mengesahkan RUU struktur pasar kripto yang komprehensif (seperti Act CLARITY) di Kongres, yang akan memberikan kerangka regulasi federal yang jelas untuk aset digital.
Persaingan Global: Ia menyebutkan bahwa Eropa saat ini unggul dalam inovasi kripto dibandingkan AS, sebuah posisi langka di mana AS harus mengejar di industri pionir.
Tujuan: Tujuannya adalah untuk meloloskan undang-undang yang "melindungi konsumen dan membuka inovasi bagi semua orang," memungkinkan inovasi kembali ke AS setelah terdorong ke luar negeri karena ketidakpastian regulasi.
#Robinhood: #crypto #MarketRebound #VladTenev #Regulation