Pemerintah & Cadangan Bitcoin: Tinjauan Strategi 2025
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa mengalokasikan 1โ5% dari cadangan luar negeri ke Bitcoin dapat menawarkan manfaat diversifikasi dan perlindungan terhadap inflasi, meskipun volatilitas tetap merupakan kekhawatiran utama.
๐น Mengapa Mempertimbangkan Bitcoin?
Pemerintah sedang mengeksplorasi BTC sebagai aset cadangan strategis. Pada Agustus 2025, total kepemilikan BTC pemerintah global mencapai 463.741 BTC (~2,3% dari total pasokan). Pemegang kunci termasuk:
๐บ๐ธ AS โ 198.012 BTC
๐จ๐ณ Cina โ 190.000 BTC
๐ฌ๐ง Inggris โ 61.245 BTC
๐ธ๐ป El Salvador โ 6.257 BTC (~17,5% dari cadangan FX-nya)
๐น Alokasi yang Direkomendasikan
Alokasi cadangan sebesar 1โ5% disarankan:
1% untuk ekonomi besar (risiko rendah)
5% untuk negara kecil atau yang toleran terhadap risiko Rentang ini menyeimbangkan potensi keuntungan dengan stabilitas keuangan.
๐น Perlindungan yang Diperlukan
Untuk mengelola volatilitas BTC, pemerintah harus:
Diversifikasi (batasi porsi BTC)
Lindungi dengan opsi/kontrak berjangka
Gunakan penyimpanan yang aman (cold storage, multi-sig)
Menyeimbangkan kembali secara berkala
Melaporkan secara transparan
Mengembangkan kerangka hukum
Bekerja sama secara global (misalnya, standar IMF)
๐น Kasus dalam Fokus: El Salvador
Memiliki 17,5% dari cadangannya dalam BTC. Paparan tinggi menunjukkan inovasi dan risikoโfluktuasi BTC bisa mengganggu cadangan nasional.
๐น Prospek
Peran BTC dalam cadangan nasional semakin berkembang tetapi diperdebatkan. AS bergerak menuju integrasi formal (Cadangan Bitcoin Strategis), sementara yang lain tetap berhati-hati. Koordinasi dan standar global mungkin muncul seiring peningkatan adopsi.
๐ Intinya: BTC menawarkan potensi sebagai aset strategis, tetapi pemerintah harus melanjutkan dengan hati-hati, strategi, dan perlindungan untuk menyeimbangkan inovasi dengan stabilitas fiskal.
---
#BTCReserveStrategy #MacroCrypto #BTCPolicy #ElSalvador
#Web3Governance