Paus 0xa523 Menjadi Pecundang Terbesar Hyperliquid Setelah Likuidasi $40Juta
Seorang paus kripto yang diidentifikasi sebagai 0xa523 telah melampaui James Wynn untuk menjadi trader rugi paling signifikan di Hyperliquid—dengan kerugian lebih dari $40 juta dalam waktu kurang dari sebulan, menurut analisis data on-chain dari Lookonchain.
Kerugian tersebut termasuk kerugian $39,66 juta dari menjual 886.287 token HYPE tepat sebelum rebound tajam. Seandainya trader tersebut menahan token lebih lama, nilainya mungkin akan naik hampir $9 juta lebih hari ini.
Kerugian tambahan berasal dari:
Lebih dari $35 juta pada posisi Ether (ETH)—awalannya panjang, kemudian dibalik menjadi pendek—bersama dengan kerugian lebih lanjut sebesar $614.000.
Posisi pendek Bitcoin (BTC) saat ini dengan kerugian yang belum direalisasi sebesar $1,8 juta.
Paus tersebut menjalankan posisi sebesar $152 juta pada leverage sekitar 28,7×, dengan penggunaan margin 114,74%, sepenuhnya terpapar pada posisi pendek.
Sebagai perbandingan, James Wynn mengalami sekitar $23,6 juta dalam kerugian bulan lalu, menjadikan angka baru ini sebagai varian mencolok dalam papan peringkat trader berisiko tinggi di platform.
Mengapa Ini Penting
Risiko Leverage Tinggi Yang Direalisasikan: Kasus ini menggambarkan bagaimana paparan berlebihan terhadap posisi yang terleveraged dan trading reaktif dapat menyebabkan kerugian yang bencana—bahkan untuk paus.
Volatilitas Pasar & Waktu: Menjual sebelum rebound dan pembalikan reaktif dari panjang ke pendek memperbesar baik kerugian finansial maupun pelajaran dalam disiplin trading.
Wawasan untuk Manajemen Risiko: Insiden ini berfungsi sebagai peringatan bagi semua trader DeFi dan leveraged—menekankan pentingnya kontrol risiko, kesadaran margin, dan disiplin emosional.
#CryptoRisks #Hyperliquid #DeFiTrading #whaleloss #HighLeverage