Trump mengatakan Tiongkok tidak akan menyerang Taiwan selama dirinya menjabat presiden
Trump menegaskan bahwa Presiden Tiongkok Xi secara pribadi menjamin kepatuhan terhadap Taiwan, dengan mengatakan:
"Saya tidak akan pernah melakukannya selama Anda menjabat presiden."
Namun Xi juga menambahkan:
"Tapi saya sangat sabar, dan Tiongkok sangat sabar."
🌏 Konteks Geopolitik
Posisi Tiongkok terhadap Taiwan: Tiongkok menganggap Taiwan sebagai provinsi yang memisahkan diri dan secara konsisten berjanji untuk "menyatukan kembali"nya—dengan kekuatan jika perlu.
Posisi AS: Meskipun AS adalah pemasok senjata terbesar dan pendukung internasional utama Taiwan, AS tidak menjalin hubungan diplomatik resmi karena kebijakan "Satu Tiongkok".
Tensi diplomatik: Kedutaan Besar Tiongkok di Washington menegaskan bahwa Taiwan adalah "masalah paling penting dan sensitif" dalam hubungan Tiongkok-AS, serta menyerukan kepatuhan terhadap prinsip Satu Tiongkok.
🔥 Implikasi Strategis
Diplomasi Trump: Komentarnya menunjukkan hubungan pribadi dengan Presiden Tiongkok yang menurutnya membantu menjaga perdamaian di Selat Taiwan.
Waktu pernyataan: Pernyataan ini muncul tepat sebelum pembicaraan Trump dengan Presiden Rusia Vladimir Putin mengenai Ukraina, yang mengisyaratkan kekhawatiran lebih luas terhadap konflik teritorial global.
Kesabaran Tiongkok: Pernyataan Xi tentang kesabaran bisa diartikan sebagai peringatan strategis jangka panjang—Tiongkok mungkin menunggu iklim global atau kepemimpinan AS yang lebih menguntungkan.
#TaiwanTensions
#ChinaUSRelations
#CryptoMeetsPolitics
#NewsYouShouldKnow
#WorldWatch