Mengapa Banyak Investor Memantau
$BTC BTC dan $XAG Selama Inflasi
Ketika inflasi meningkat, investor sering mencari aset yang dapat membantu menjaga daya beli.
Dua aset yang sering dibahas adalah:
$BTC (Bitcoin)
$XAG (Perak)
Meskipun berasal dari dunia yang sangat berbeda, keduanya biasanya dipantau selama periode ekonomi yang tidak pasti.
$BTC : Aset Digital dengan Pasokan Tetap - dirancang dengan pasokan maksimum tetap 21 juta koin.
Karena Bitcoin baru tidak dapat dibuat secara bebas, banyak investor membandingkannya dengan aset langka seperti emas atau perak.
Alasan trader sering memantau
#bitcoin :
Pasokan terbatas
Likuiditas global
Penemuan harga yang mudah
Partisipasi yang kuat dari ritel dan institusi
Selama ketidakpastian makro, pergerakan harga Bitcoin sering menarik perhatian di seluruh pasar.
$XAG: Peran Perak sebagai Lindung Nilai Tradisional
$XAG mewakili perak, logam yang telah digunakan sebagai penyimpan nilai selama berabad-abad.
Tidak seperti emas, perak juga memiliki permintaan industri yang kuat, termasuk:
Panel surya
Elektronik
Peralatan medis
Peran ganda ini membuat perak menarik bagi:
Investor jangka panjang
Trader jangka pendek yang mengikuti siklus komoditas
Harga perak sering dipantau bersamaan dengan data inflasi dan pergerakan USD.
Karena perbedaan ini, beberapa investor memantau kedua aset tersebut daripada memilih hanya satu.
Pemikiran Akhir
Dalam lingkungan inflasi atau tidak pasti, aset seperti
$BTC dan $XAG sering muncul dalam diskusi investor.
Apakah seseorang lebih memilih aset digital atau komoditas tradisional, memahami mengapa harga-harga ini dipantau lebih penting daripada prediksi jangka pendek.
Aset mana yang Anda pribadi pantau lebih banyak selama inflasi?
#BTC #XAGPump Keduanya