Hari ini, Bitcoin mulai menarik perhatian karena penurunan yang signifikan sebesar 7,7%, membuat harganya beroperasi di bawah US$ 90.000. Setelah periode apresiasi baru-baru ini, penurunan ini mencerminkan perubahan suasana hati di pasar cryptocurrency. Berita sepanjang hari menyoroti kombinasi faktor eksternal dan internal dalam ekosistem kripto, yang sedang menekan harga Bitcoin dan meningkatkan aversi terhadap risiko di antara para investor.
Alasan Utama yang Dibahas Pasar untuk Penurunan
Beberapa faktor sedang diidentifikasi sebagai penyebab penurunan Bitcoin hari ini:
• Ketidakpastian Politik di AS: Kepemilikan Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat telah menimbulkan kecemasan di pasar. Trump memiliki sikap ambigu terhadap cryptocurrency, dan kebijakan masa depannya dapat mempengaruhi baik regulasi maupun adopsi Bitcoin, menciptakan ketidakpastian di antara para investor.
• Kekhawatiran tentang Regulasi: Pengungkapan indikator ekonomi terbaru dari AS menimbulkan keraguan tentang arah suku bunga Amerika. Ini dapat menandakan perubahan dalam kebijakan moneter, mempengaruhi likuiditas global dan, sebagai akibatnya, pasar cryptocurrency, yang sensitif terhadap kondisi ini.
• Investigasi terhadap Tether: Otoritas Amerika sedang menyelidiki Tether, perusahaan di balik stablecoin USDT, karena kemungkinan pelanggaran sanksi dan aturan anti pencucian uang. Karena USDT banyak digunakan di pasar kripto dan seharusnya mempertahankan paritas dengan dolar (US$ 1,00), berita bahwa ia sempat beroperasi di US$ 0,9978 setelah pengumuman investigasi mengguncang kepercayaan para investor.
• Laporan tentang Virus: Terdapat sebutan bahwa sebuah virus mungkin sedang mempengaruhi pasar, meskipun detailnya masih samar. Ini mungkin berkontribusi pada suasana ketidakpastian dan kehati-hatian di antara para trader.
Faktor-faktor ini yang digabungkan telah menciptakan efek domino, menyebabkan penjualan Bitcoin dan cryptocurrency lainnya secara besar-besaran sepanjang hari.
#bitcoin #virus #trump #balance $BTC $ETH