Proses verifikasi KYC (Know Your Customer) Pi Network membutuhkan waktu lama untuk disetujui karena beberapa alasan utama, terutama karena sifat proyek yang terdesentralisasi, banyaknya jumlah pengguna yang terlibat, dan tantangan teknis dalam memverifikasi identitas dalam skala besar. Berikut adalah faktor-faktor terperinci yang menyebabkan keterlambatan:

1. Basis Pengguna yang Besar

Pi Network telah menarik jutaan pengguna di seluruh dunia, banyak di antaranya yang ingin menjalani verifikasi KYC. Memproses permintaan KYC dalam jumlah besar merupakan tugas yang sangat besar. Dengan pertumbuhan platform yang pesat, bahkan sebagian kecil verifikasi yang tertunda dapat mengakibatkan ratusan ribu aplikasi yang belum diproses, yang menyebabkan penundaan yang signifikan.

2. Pendekatan KYC Terdesentralisasi

Tidak seperti platform terpusat tradisional, Pi Network bertujuan untuk menerapkan sistem KYC terdesentralisasi, di mana anggota komunitas juga dapat membantu proses verifikasi. Pendekatan terdesentralisasi ini melibatkan integrasi otomatisasi dengan validator manusia, yang dapat memperlambat proses jika tidak disederhanakan dengan baik. Koordinasi dan pelatihan komunitas untuk tugas yang sensitif seperti itu menambah lapisan kompleksitas dan potensi penundaan.

3. Proses Peninjauan Manual

Sementara Pi Network memanfaatkan AI dan algoritma pembelajaran mesin untuk memverifikasi dokumen, aplikasi tertentu mungkin memerlukan peninjauan manual. Hal ini biasanya terjadi jika dokumen yang diserahkan tidak jelas, tidak cocok, atau jika ada perbedaan antara data yang diberikan dan catatan resmi. Proses peninjauan manual tentu saja memakan waktu lebih lama dan dapat memperlambat tingkat persetujuan secara keseluruhan.

4. Keberagaman Pengguna Global

Pengguna Pi Network tersebar di berbagai negara, masing-masing dengan sistem identifikasi, bahasa, dan kerangka hukum yang unik. Ini berarti bahwa platform harus memperhitungkan berbagai dokumen, format, dan bahasa. Memastikan kepatuhan terhadap hukum dan peraturan setempat dapat memperlambat proses persetujuan KYC, karena verifikator harus terbiasa dengan banyak dokumen khusus negara.

5. Kepatuhan terhadap Standar Peraturan

Pi Network, seperti banyak proyek blockchain lainnya, tengah mengikuti kerangka regulasi yang terus berkembang. Kepatuhan terhadap regulasi anti pencucian uang (AML) internasional dan undang-undang keuangan lainnya sangatlah penting. Jika ada keraguan tentang keabsahan dokumen identifikasi atau jika pemeriksaan kepatuhan tambahan diperlukan, hal ini dapat menunda proses persetujuan KYC secara signifikan.

6. Kontrol Kualitas dan Pencegahan Penipuan

Untuk menjaga integritas jaringan dan mencegah penipuan, Pi Network harus memastikan bahwa hanya pengguna sah yang lolos proses KYC. Hal ini memerlukan langkah-langkah yang kuat, termasuk verifikasi identitas multi-level dan referensi silang dokumen. Memastikan keakuratan, mencegah pencurian identitas, dan menghindari bot atau akun duplikat semuanya berkontribusi pada jangka waktu yang lebih lama yang diperlukan untuk menyetujui KYC.

7. Masalah Teknis dan Optimasi Platform

Karena sistem KYC Pi Network merupakan fitur yang relatif baru dan terus berkembang, masalah teknis dapat terjadi. Masalah ini dapat berupa waktu henti server, bug aplikasi, atau inefisiensi sistem yang perlu diperbaiki atau dioptimalkan. Selain itu, meningkatkan sistem KYC untuk menangani jutaan pengguna dapat membebani infrastruktur, yang mengakibatkan kemacetan dan waktu persetujuan yang lambat.

8. Jumlah Validator Terbatas

Seiring dengan perluasan platform, jumlah validator yang dibutuhkan untuk memproses aplikasi KYC juga perlu ditingkatkan. Jika jaringan belum menyesuaikan jumlah validator dengan tepat, hal ini dapat menyebabkan penumpukan aplikasi. Selain itu, karena sebagian besar verifikator adalah anggota komunitas, ketersediaan dan keakuratan mereka dapat berfluktuasi, yang selanjutnya akan menunda proses persetujuan.

9. Peluncuran Tahap demi Tahap

Pi Network telah memilih pendekatan bertahap dalam merilis sistem KYC-nya, dimulai dengan kelompok pengguna yang lebih kecil untuk menguji dan meningkatkan proses. Peluncuran bertahap ini berarti bahwa hanya sejumlah kecil pengguna yang diproses pada waktu tertentu. Pengguna yang belum dipilih untuk persetujuan KYC mungkin mengalami waktu tunggu yang lebih lama karena sistem tersebut diperluas secara bertahap.

Kesimpulan

Singkatnya, waktu tunggu yang lama untuk persetujuan KYC Pi Network berasal dari kombinasi berbagai faktor termasuk basis pengguna yang besar, pendekatan KYC yang terdesentralisasi dan bertahap, kompleksitas penanganan dokumen identitas global, kebutuhan untuk pencegahan penipuan, dan pengoptimalan platform yang berkelanjutan. Sementara tim Pi Network berupaya untuk menyederhanakan proses ini, hal ini tetap menjadi tantangan yang signifikan mengingat skala proyek tersebut.