Token Hamster ($HMSTR) memulai debutnya dengan kapitalisasi pasar awal sebesar $615 juta. Namun, mari kita bandingkan dengan beberapa token lainnya. Misalnya, token $NOT diluncurkan dengan kapitalisasi pasar yang lebih besar sebesar $945 juta, sementara $DOGS dimulai pada $875 juta. Di sisi yang lebih rendah, Ice memasuki pasar hanya dengan $5 juta. Namun, terlepas dari perbedaan ini, lintasan mereka terungkap dengan cara yang tidak terduga.

Saat ini, Hamster diperdagangkan pada harga 0,005425 USDT, yang mencerminkan penurunan sebesar 9,87%. Pengamatan utama di sini adalah, meskipun Hamster mendapat dukungan finansial yang signifikan, Hamster tidak menghasilkan laba yang mengesankan seperti Ice. Alasannya? Hal ini berkaitan dengan distribusi token. Ice memiliki persediaan besar sebanyak 7,1 miliar token, tetapi lebih sedikit orang yang menambangnya. Sebaliknya, Hamster telah ditambang secara berlebihan sejak awal, membanjiri pasar dan mengurangi imbalan peserta awal.

Pelajaran yang bisa dipetik dari sini? Proyek seperti Ice, yang masih relatif kurang dimanfaatkan, menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi. Sementara itu, token seperti Hamster, yang dengan cepat menarik perhatian banyak orang, mengalami overfarming, sehingga merugikan keuntungan para pengadopsi awal. Pelajaran yang bisa diambil oleh investor? Jangan hanya mengejar token yang sedang tren—carilah token yang tidak terlalu populer untuk memaksimalkan potensi keuntungan Anda.

Banyak token terkenal yang nilainya naik bukan karena kegunaannya yang hakiki, tetapi karena kehebohan yang didorong oleh para influencer. Tetap waspada dan susun strategi cerdas untuk meraih keuntungan yang lebih baik!

#BinanceLaunchpoolHMSTR #hmstrcombo #TCPredictedNewATH #BTCReboundsAfterFOMC #CATIonBinance