Postingan Harian 5️⃣ 27 Oktober 2024 (Minggu)

Mata uang kripto terkenal mudah berubah dan nilainya dapat berfluktuasi dengan cepat. Hal ini membuat sulit untuk menggunakannya sebagai penyimpan nilai atau alat tukar. Stablecoin diciptakan untuk mengatasi masalah ini dengan menawarkan stabilitas harga. Mereka adalah mata uang digital yang terikat pada aset stabil seperti mata uang fiat, logam mulia, atau komoditas. Stablecoin USDC dan USDT adalah perwakilan paling populer dari jenis aset digital ini di pasar kripto, tapi apa sebenarnya mereka, dan bagaimana perbandingannya? Perbandingan antara USDC vs USDT memberikan wawasan tentang fitur uniknya dan cara mereka beroperasi di industri kripto.

Poin-poin penting

USDT memiliki kapitalisasi pasar yang lebih tinggi dan volume perdagangan yang jauh lebih tinggi daripada USDC, menjadikannya pilihan yang disukai para pedagang.

USDC dikenal karena transparansinya: audit rutin dan kepatuhan yang jelas terhadap standar peraturan seperti SEC dan MiCA berkontribusi terhadap reputasinya.

USDT didukung oleh aset yang beragam seperti surat utang negara AS, namun stablecoin telah menghadapi kritik karena ketidakjelasan historis dan tantangan peraturan.

USDC mendapat manfaat dari struktur cadangan sederhana yang terutama didukung oleh uang tunai dan Treasury AS, sehingga memastikan transparansi.

USDT lebih teruji dan diadopsi secara luas, sementara USDC menonjol karena kepatuhan dan transparansinya yang kuat.

Apa itu Tether (USDT)?

Tether (USDT) adalah stablecoin USD tertua dan terpopuler yang diluncurkan pada tahun 2014 dengan tujuan menciptakan jembatan antara mata uang kripto dan mata uang fiat tradisional. Mata uang ini dipatok pada dolar AS dan didukung oleh cadangan mata uang fiat dan aset lainnya. Tether adalah stablecoin yang paling banyak digunakan, dengan kapitalisasi pasar lebih dari $70 miliar.

Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang token Tether di artikel ini.

Stabilitas USDT

Pada tahun 2017, Tether diretas dan 31 juta token USDT hilang. Rencana tersebut dikritik karena banyak pihak yang menyatakan bahwa alih-alih mengambil tanggung jawab dan menunjukkan akuntabilitas, mereka justru meluncurkan "tindakan darurat" untuk menyelamatkan muka.

Pada tahun 2017, Tether diretas dan 31 juta USDT hilang. Alih-alih mengambil tanggung jawab dan menunjukkan akuntabilitas, mereka malah meluncurkan “hard fork darurat” untuk menyelamatkan muka. Hal ini menarik perhatian Jaksa Agung New York ketika diketahui bahwa Tether meminjamkan cadangan kasnya tanpa mendukungnya dengan USD. Alih-alih memberikan pembelaan rasional, ia malah mencoba melepaskan diri dari tanggung jawab dengan menentang Jaksa Agung.

USDT Jil

Menurut CoinMarketCap, USDT memiliki kapitalisasi pasar saat ini sekitar $111 miliar, dan merupakan stablecoin yang paling banyak digunakan di dunia. Hal ini menjadikan Tether sebagai aset kripto terbesar ketiga berdasarkan kapitalisasi pasar, setelah Bitcoin dan Ethereum.

Artikel yang Direkomendasikan: Berapa Volume dalam Cryptocurrency?

Apa itu Koin USD (USDC)?

$USDC

USDC, atau USD Coin, menempati peringkat kedua dalam daftar stablecoin terpopuler. Diluncurkan pada tahun 2018 oleh Circle, sebuah perusahaan fintech yang berbasis di Boston.

Konsorsium Pusat, yang mencakup Circle dan Coinbase, menerbitkan dan mengelola USDC. Pusat ini adalah satu-satunya badan yang dapat mengendalikan pasokan USDC, sama seperti Federal Reserve mengendalikan dolar AS. Namun, ada perbedaan besar antara USD dan USDC — Circle memiliki kendali penuh atas USDC, tidak demikian halnya dengan USD dan FR.

Stabilitas USDC

Stabilitas USDC dianggap lebih transparan daripada USDT karena CIRCLE menyediakan audit bulanan atas aset cadangannya. Selain itu, USDC diatur oleh Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC).

Pada bulan Maret 2023, Circle melaporkan bahwa cadangan tunai senilai $3,3 miliar yang mendukung token USDC tertinggal di Silicon Valley Bank, menyebabkan nilainya turun menjadi 87 sen terhadap dolar. Selain itu, stablecoin serupa yang didukung dolar seperti DAI dan USDD didevaluasi dari nilai aslinya sebesar $1. Namun, USDC hanya membutuhkan waktu 2 hari untuk mengembalikan pasaknya.

Kapitalisasi pasar USDC

Menurut CoinMarketCap, USDC memiliki kapitalisasi pasar saat ini lebih dari $34 miliar, dan merupakan stablecoin kedua yang paling banyak digunakan di dunia setelah USDT.

$USDC

$USDC

USDC
USDCUSDT
0.99994
0.00%