Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengusulkan pembentukan platform aset digital dalam kerangka BRICS, menurut laporan dari media lokal.

Inisiatif ini bertujuan untuk mendorong aliran investasi ke dalam ekonomi yang sedang berkembang di Asia Selatan, Afrika, dan Amerika Latin, sambil membuka saluran investasi baru di kawasan dengan potensi pertumbuhan yang kuat.

Dalam pernyataannya di Klub Diskusi Valdai, Presiden Putin mengusulkan bahwa negara-negara BRICS – yang terdiri dari Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan – akan membangun sistem aset digital terpadu, untuk mendukung transaksi elektronik dan menarik investasi ke pasar yang sedang berkembang.

tiền điện tử

Presiden Rusia berbagi:

“Kami mengusulkan untuk membangun platform investasi baru untuk negara-negara BRICS, menggunakan aset digital.”

Putin menekankan potensi platform ini dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan yang sedang mengalami urbanisasi cepat, sambil menyoroti peluang pengembangan di kawasan ini, termasuk peningkatan populasi, akumulasi modal, dan tingkat urbanisasi yang tinggi, semuanya adalah faktor pendorong perkembangan platform.

Ia juga menyatakan:

“Proses demografi yang kuat sedang berlangsung di kawasan ini... dan pasti akan terus berkembang.”

Perluasan pengaruh BRICS

Blok BRICS telah dan sedang memperluas pengaruh global. Pada tanggal 1 Januari 2024, kelompok ini menyambut anggota baru, termasuk Mesir, Ethiopia, Iran, dan UAE.

Di KTT BRICS baru-baru ini di Kazan, para anggota juga membahas kemungkinan mengundang 13 negara tambahan untuk bergabung, termasuk Vietnam, untuk memperkuat peran kelompok ini dalam isu-isu global.

Presiden Putin juga menyebutkan pembatasan dalam penggunaan dolar AS di Rusia akibat sanksi, sambil menegaskan bahwa Rusia tidak berniat untuk sepenuhnya meninggalkan mata uang ini.

Ia mengkritik kebijakan AS, yang membatasi penggunaan dolar dalam transaksi internasional, dan berpendapat bahwa alternatif seperti platform aset digital BRICS dapat mengurangi ketergantungan pada sistem keuangan tradisional Barat.

Usulan ini mencerminkan upaya berkelanjutan BRICS dalam mengembangkan solusi keuangan independen, di luar kerangka keuangan yang didominasi oleh Barat, dengan tujuan membangun lingkungan ekonomi yang lebih multipolar. Diskusi tentang kelayakan teknis dan regulasi dari platform diharapkan akan berlanjut dalam pertemuan BRICS ke depan.