MENGAPA ANDA TIDAK BOLEH BERDAGANG DENGAN LEVERAGE TINGGI ⚡⚡ LIHAT INI 👇👇👇 Pt2

KEJATUHAN SEORANG TRADER BITCOIN 😭😭

ISAAC, seorang trader berpengalaman, telah meraup banyak keuntungan di pasar mata uang kripto. Kepercayaan dirinya melonjak saat portofolionya tumbuh hingga $2,5 juta, sebagian besar dari perdagangan Bitcoin yang cerdas. Ia dikenal di antara rekan-rekannya sebagai "Raja Bitcoin."

Pada suatu hari yang menentukan, Isaac melihat peluang potensial. Harga Bitcoin telah turun hingga $40.000, dan ia meramalkan kenaikan tajam. Karena ingin memanfaatkannya, ia memanfaatkan seluruh portofolionya, meminjam tambahan $1,5 juta untuk berinvestasi.

Saat harga Bitcoin awalnya naik hingga $45.000, keuntungan Isaac membengkak. Namun kemudian, tanpa diduga, pasar berbalik arah. Bitcoin anjlok hingga $30.000, sehingga keuntungan Isaac pun hilang.

Karena panik, Isaac mencoba melikuidasi posisinya, tetapi pasar terlalu fluktuatif. Perusahaan pialangnya mengeluarkan margin call, menuntut tambahan $500.000 untuk menutupi kerugian. Isaac tidak dapat memenuhi persyaratan tersebut.

Hal yang tak terelakkan terjadi: akunnya terhapus. Isaac kehilangan $2 juta dalam satu hari.

Akibatnya:

Dunia Isaac hancur. Ia tidak bisa tidur, dihantui oleh kenyataan bahwa seluruh kekayaannya telah hilang. Hubungannya memburuk karena ia menjadi pendiam dan terisolasi.

PELAJARAN YANG DIPETIK:

1. Terlalu percaya diri: Ia meremehkan volatilitas pasar.

2. ***Terlalu banyak menggunakan leverage****: Terlalu banyak meminjam memperbesar kerugiannya.

3. Kurangnya manajemen risiko: Tidak ada perintah stop-loss atau strategi lindung nilai.

4. Pengambilan keputusan yang emosional: Ketakutan dan keserakahan mengaburkan penilaiannya.

Jika Anda merasa ini menarik, silakan tekan tombol ikuti, sukai, dan bagikan. Terima kasih 🙏

SELALU SADARI TENTANG PERDAGANGAN ANDA.

#NextMarketMoves

#bitcoin☀️

#echannel