SEED App adalah game bertani yang dirancang untuk Telegram, menonjol karena dampaknya yang cepat di lebih dari 200 negara. Dalam waktu singkat, ini telah menjadi salah satu aplikasi dengan pertumbuhan tercepat di platform ini.

Sejak diluncurkan, SEED App berhasil menjangkau satu juta pengguna aktif harian (DAU) hanya dalam waktu tiga minggu, yang merupakan tanda jelas popularitasnya di kalangan pengguna.

Proposisi permainannya sederhana namun menarik: pemain berperan sebagai petani, menanam pohon, dan mengumpulkan token SEED. Formula yang mudah diakses ini telah menjadikan pengalaman ini mendalam dan menyenangkan bagi khalayak luas.

Keterlambatan dalam airdrop yang diharapkan

Berita yang menyatukan kita minggu ini adalah penundaan airdrop Aplikasi SEED, yang awalnya dijanjikan pada bulan November dan diumumkan berulang kali saat memasuki permainan. Meskipun ada ekspektasi, peluncurannya tidak bisa menghindari penundaan.

Melalui akun X mereka, tim menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas:

"Seedizens, saya berhutang maaf kepada kalian semua. Kami bilang @SeedCombinator akan dipasarkan pada bulan November, tapi kami belum sampai ke sana. Saya tahu Anda bersemangat dan mungkin sedikit tidak sabar. Percayalah, saya juga minta maaf." Namun hal-hal besar memerlukan waktu dan kami memastikan peluncuran ini sempurna.

Minggu ini, kami akan mempublikasikan kriteria airdrop secara rinci, sehingga Anda tahu persis bagaimana token dihitung dan apa yang mempengaruhi tas Anda. Daftar CEX dipindahkan ke Desember.

Saya mengerti, menunggu itu tidak menyenangkan. Namun pergerakan besar seperti ini tidak terjadi dalam semalam. Terima kasih atas kesabaran dan kepercayaan Anda, kami sedang membangun sesuatu yang pantas untuk ditunggu."

Meskipun pencatatan di bursa terpusat (CEX) ditunda hingga Desember, tanpa tanggal tertentu, tim meyakinkan bahwa dalam beberapa hari mendatang mereka akan mengungkapkan kriteria yang tepat untuk menghitung token. Hal ini akan memungkinkan pengguna untuk lebih memahami faktor apa saja yang mempengaruhi alokasi tas mereka di airdrop.

#Telegram #Binance #Airdrop‬⁩s #SEED