Tron (TRX) baru-baru ini mengalami reli yang eksplosif, meningkat lebih dari 15% dalam satu hari. Lonjakan ini dipicu oleh pernyataan dari Justin Sun, pendiri Tron, yang membandingkan TRX dengan XRP, mengklaim bahwa itu bisa mengikuti jalur pertumbuhan cepat yang serupa. Perbandingan yang berani ini telah menciptakan buzz di kalangan investor dan komunitas kripto, mendorong minat spekulatif dan volume perdagangan.
Pernyataan ‘XRP Berikutnya’ Justin Sun

Dalam sebuah pos di X (sebelumnya Twitter), Justin Sun mengidentifikasi kesamaan kunci antara TRX dan XRP, menekankan potensi bersama mereka untuk keuntungan pasar yang besar. Pernyataannya datang pada saat XRP telah mengalami kenaikan yang mengesankan, naik sekitar 23% dalam seminggu dan diperdagangkan pada $2,45. Pararel yang ditarik oleh Sun telah memicu diskusi tentang apakah TRX dapat meniru tren naik XRP.
Peserta pasar tampaknya sepakat, karena volume perdagangan TRX telah melonjak seiring dengan harganya, menunjukkan kepercayaan investor yang diperbarui pada masa depan token.
TRX Mencapai Rekor Tertinggi Baru
Pada 4 Desember, TRX mencapai tonggak baru, melampaui rekor tertinggi sebelumnya sebesar $0,22 yang ditetapkan pada Juni 2018. Harga token naik menjadi $0,44, mencatatkan peningkatan 80% dalam 24 jam. Kenaikan dramatis ini juga mendorong kapitalisasi pasar TRX menjadi $36,77 miliar, memungkinkan untuk melampaui Avalanche (AVAX) dan mengamankan posisinya sebagai cryptocurrency terbesar ke-10.
Analis kripto Javon Marks menambah kegembiraan dengan memprediksi TRX bisa melihat peningkatan 720%, berpotensi mencapai $1,11 dalam beberapa bulan mendatang. Pandangan bullish Marks didasarkan pada kinerja konsisten TRX dan ekosistem yang berkembang, mencerminkan prediksi akuratnya sebelumnya dari bulan September.
Aktivitas Paus Mendorong Reli
Kenaikan meteoric TRX sangat terkait dengan aktivitas paus yang meningkat. Menurut data IntoTheBlock, jumlah transaksi yang melebihi $100.000 meningkat dari 244 menjadi 722 dalam 24 jam, dengan total nilai transaksi mencapai $432 juta. Ini menunjukkan partisipasi dari individu dan institusi dengan kekayaan bersih tinggi, bukan hanya pedagang ritel.
Aktivitas paus biasanya bertindak sebagai katalis untuk FOMO (ketakutan akan kehilangan) di antara investor ritel, semakin memperkuat tekanan beli dan volume perdagangan. Dalam kasus TRX, volume perdagangan harian melonjak menjadi $10 miliar, mencerminkan minat yang meningkat di seluruh papan.
Risiko dan Volatilitas di Depan
Sementara reli ini menunjukkan potensi TRX, itu juga memperkenalkan risiko volatilitas yang meningkat. Indeks Kekuatan Relatif (RSI) untuk TRX telah melampaui ambang 70, menunjukkan kondisi overbought. Jika paus memutuskan untuk melepas kepemilikan mereka, pasar bisa menghadapi penurunan mendadak, menciptakan ketakutan, ketidakpastian, dan keraguan (FUD) di antara investor ritel.
Selain itu, lonjakan spekulatif sering kali menyebabkan fluktuasi harga yang meningkat, menjadikannya penting bagi investor untuk berhati-hati. Pemegang jangka panjang mungkin mendapatkan manfaat dari adopsi token yang semakin meningkat, tetapi pedagang jangka pendek bisa menghadapi tantangan di tengah pergerakan pasar yang cepat.
Jalan di Depan
Lonjakan terbaru TRX menyoroti potensinya sebagai pemain signifikan di pasar altcoin. Dengan visi berani Justin Sun dan ekosistem jaringan yang kuat, TRX tampaknya siap untuk pertumbuhan lebih lanjut. Namun, investor harus tetap waspada, karena faktor yang sama yang mendorong kenaikannya—aktivitas paus dan spekulasi pasar—juga dapat berkontribusi pada penurunan yang mendadak.
Seiring pasar cryptocurrency terus berkembang, kinerja TRX akan tetap menjadi indikator yang diperhatikan secara cermat tentang bagaimana reli yang dipandu narasi mempengaruhi sentimen investor dan dinamika pasar.