Ethereum (ETH) adalah salah satu cryptocurrency yang paling dikenal dan banyak digunakan di dunia. Sementara Bitcoin sering disebut "emas digital," Ethereum dianggap sebagai "komputer terdesentralisasi dunia." Jika Anda baru mengenal crypto dan ingin belajar bagaimana Ethereum bekerja di Binance, panduan ini untuk Anda.

1️⃣ Apa itu Ethereum (ETH)?

Ethereum adalah platform berbasis blockchain yang memungkinkan pengembang untuk membuat dan menjalankan kontrak pintar dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Tidak seperti Bitcoin, yang fokus pada pembayaran digital, Ethereum lebih mirip dengan toko aplikasi terdesentralisasi.

Fitur Utama Ethereum:

  • Kontrak Pintar: Kontrak yang dieksekusi sendiri di mana syaratnya dikodekan langsung ke dalam blockchain.

  • Aplikasi Terdesentralisasi (dApps): Aplikasi yang berjalan tanpa otoritas pusat.

  • Mata Uang Asli (ETH): Mata uang (ETH) yang mendanai transaksi dan membayar biaya gas di jaringan Ethereum.

2️⃣ Mengapa Ethereum Penting di Ruang Crypto?

Ethereum bukan sekadar cryptocurrency lainnya. Ini adalah ekosistem penuh yang memberdayakan NFT, DeFi (Keuangan Terdesentralisasi), dan revolusi Web3. Berikut adalah alasan mengapa ia menonjol:

  • NFT (Token Tak Terbagi): Sebagian besar NFT dicetak di blockchain Ethereum.

  • DeFi (Keuangan Terdesentralisasi): Ethereum memungkinkan peminjaman, pinjaman, dan staking peer-to-peer tanpa bank.

  • Tokenisasi: Ethereum memungkinkan proyek untuk membuat token mereka sendiri (seperti ERC-20 dan ERC-721) di jaringannya.

Versatilitas ini menjadikan Ethereum pemain kunci di pasar crypto.

3️⃣ Bagaimana Cara Ethereum Bekerja di Binance?

Jika Anda ingin membeli, menjual, atau memperdagangkan ETH, Binance menyediakan platform yang sederhana dan ramah pemula untuk melakukannya. Berikut caranya:

1. Buat Akun di Binance

  • Kunjungi Binance dan daftar untuk akun.

  • Selesaikan verifikasi KYC Anda untuk keamanan tambahan.

2. Setor Dana

  • Setor fiat (seperti USD, EUR) melalui transfer bank, kartu, atau perdagangan P2P.

  • Sebagai alternatif, transfer crypto (seperti BTC atau USDT) dari dompet eksternal.

3. Beli Ethereum (ETH)

  • Pergi ke bagian "Beli Crypto" dan pilih ETH.

  • Gunakan "Pasar Spot" untuk memperdagangkan ETH dengan cryptocurrency lain seperti USDT atau BUSD.

4. Simpan ETH Anda dengan Aman

  • Binance menawarkan dompet yang aman untuk menyimpan ETH Anda, tetapi untuk keamanan tambahan, pertimbangkan untuk mentransfernya ke dompet perangkat keras.

4️⃣ Bagaimana Menggunakan Ethereum (ETH) di Binance?

Setelah Anda memiliki ETH di dompet Binance Anda, ada banyak cara untuk menggunakannya:

1. Perdagangkan ETH

  • Tukar ETH dengan cryptocurrency lain (seperti BTC, BNB, atau USDT) di Pasar Spot Binance.

2. Pertaruhkan ETH

  • Ikuti staking ETH di Binance untuk mendapatkan imbalan pasif. Staking ETH melibatkan menguncinya untuk membantu mengamankan jaringan.

3. Berpartisipasi dalam DeFi

  • Gunakan ETH untuk mengakses layanan DeFi Binance, seperti peminjaman, pinjaman, atau pertanian hasil.

4. Beli NFT

  • Gunakan ETH untuk membeli NFT di marketplace populer seperti Binance NFT, OpenSea, dan Rarible.

5️⃣ Bagaimana Menyimpan Ethereum dengan Aman?

Keamanan adalah kunci saat berurusan dengan cryptocurrency apa pun, terutama Ethereum. Berikut adalah opsi Anda untuk menyimpan ETH:

  • Dompet Binance: Simpan ETH di Binance, tetapi pastikan untuk mengaktifkan 2FA (Autentikasi Dua Faktor).

  • Dompet Non-Kustodian: Gunakan dompet seperti MetaMask atau Trust Wallet di mana Anda mengontrol kunci pribadi Anda.

  • Dompet Perangkat Keras: Untuk tingkat keamanan tertinggi, simpan ETH di dompet perangkat keras seperti Ledger atau Trezor.

6️⃣ Apa itu Biaya Gas Ethereum?

Jika Anda pernah menggunakan Ethereum, Anda mungkin pernah mengalami biaya gas. Gas adalah biaya yang Anda bayar untuk transaksi di jaringan Ethereum. Biaya ini digunakan untuk mengompensasi penambang dan validator.

Mengapa Biaya Gas Penting?

  • Biaya gas meningkat selama kemacetan jaringan.

  • Binance memungkinkan pengguna untuk melacak biaya gas saat ini saat menarik ETH.

  • Selama transisi Ethereum ke Ethereum 2.0, biaya gas diharapkan akan menurun.

7️⃣ Ethereum 2.0: Apa yang Baru?

Ethereum 2.0 (juga disebut "The Merge") adalah peningkatan untuk membuat jaringan Ethereum lebih cepat, lebih aman, dan ramah lingkungan.

Perubahan Kunci di ETH 2.0:

  • Proof of Stake (PoS): Menggantikan sistem Proof of Work (PoW) lama untuk mengurangi konsumsi energi.

  • Sharding: Membagi jaringan menjadi "shard" yang lebih kecil untuk pemrosesan yang lebih cepat.

Peralihan ke Ethereum 2.0 adalah pengubah permainan untuk skalabilitas dan keberlanjutan.

8️⃣ Haruskah Anda Berinvestasi di Ethereum?

Ethereum adalah aset yang serbaguna dan dinamis, tetapi seperti semua crypto, itu datang dengan risiko dan volatilitas. Sebelum berinvestasi, pertimbangkan hal berikut:

Kelebihan

  • Penggunaan luas dalam NFT, DeFi, dan dApps.

  • ETH 2.0 meningkatkan skalabilitas dan mengurangi biaya.

  • Adopsi global dan likuiditas tinggi di Binance.

Kekurangan

  • Biaya gas bisa tinggi.

  • Harga crypto sangat fluktuatif.

Jika Anda percaya pada masa depan teknologi blockchain, ETH adalah salah satu aset yang paling menjanjikan.

9️⃣ Pemikiran Akhir

Ethereum lebih dari sekadar cryptocurrency – ini adalah inti dari keuangan terdesentralisasi (DeFi), NFT, dan Web3. Dengan menggunakan Binance, pemula dapat dengan mudah membeli, menjual, memperdagangkan, dan mempertaruhkan ETH dalam lingkungan yang aman dan ramah pengguna.

Jika Anda siap untuk memulai perjalanan Ethereum Anda, buat akun di Binance dan ambil langkah pertama Anda menuju masa depan keuangan.

💬 Ada pertanyaan tentang Ethereum? Tanyakan di komentar dan mari belajar bersama!

$ETH