Jika Perang Dunia 3 pecah, apakah mata uang virtual akan bertambah atau berkurang?
Jika terjadi Perang Dunia ke-3, harga mata uang virtual dapat berfluktuasi secara luas, bergantung pada reaksi pasar dan faktor geopolitik. Beberapa skenario dapat terjadi:
1. Kenaikan harga:
Dalam konteks ketidakstabilan global, banyak orang mungkin menganggap mata uang virtual (terutama Bitcoin) sebagai aset safe haven, mirip dengan emas.
Jika kepercayaan terhadap sistem keuangan tradisional atau mata uang fiat terguncang, permintaan terhadap mata uang virtual dapat melonjak.
2. Penurunan harga:
Konflik besar dapat menyebabkan gangguan pada infrastruktur teknologi, termasuk internet dan energi, yang penting untuk perdagangan mata uang virtual.
Jika investor menarik modal dari aset berisiko menjadi uang tunai atau aset yang lebih aman (seperti emas atau obligasi), harga mata uang virtual bisa turun.
3. Volatilitas ekstrim:
Mata uang virtual seringkali sangat sensitif terhadap berita dan fluktuasi global. Selama kerusuhan, pasar mata uang virtual dapat mengalami fluktuasi yang kuat dalam jangka pendek.
Namun sulit untuk memprediksi secara akurat karena harga mata uang virtual bergantung pada perilaku investor dan kebijakan yang diterapkan dalam situasi darurat.
$BTC $XRP