Ketua Federal Reserve Menolak Bitcoin di Neraca Fed, Pasar Bereaksi
Ketua Federal Reserve Jerome Powell dengan tegas menolak kemungkinan bank sentral memegang Bitcoin, mengutip batasan hukum di bawah Undang-Undang Federal Reserve. Dalam konferensi pers pada 19 Desember, Powell menjelaskan bahwa Fed tidak mencari perubahan legislatif untuk memungkinkan kepemilikan mata uang kripto.

"Kami tidak diizinkan untuk memiliki Bitcoin," kata Powell. "Undang-Undang Federal Reserve mendefinisikan apa yang dapat kami miliki, dan kami tidak mengejar perubahan hukum. Itu adalah urusan Kongres, tetapi itu bukan sesuatu yang dipertimbangkan oleh Fed."
Komentar Powell, ditambah dengan nada yang lebih hati-hati dari Federal Reserve, memicu penurunan tajam dalam nilai Bitcoin. Cryptocurrency turun 5,9% menjadi $100.605, mundur dari rekor tertingginya $108.000 yang ditetapkan pada 18 Desember. Pasar cryptocurrency yang lebih luas juga mengalami penurunan, dengan kapitalisasi totalnya turun 7,6% menjadi $3,67 triliun. Ethereum, XRP, dan Solana mencatat kerugian berkisar antara 4% hingga 11%.

Sumber: Coinmarketcap
Dampak Pasar dan Kebijakan
Pada hari yang sama, Federal Reserve mengumumkan pemotongan suku bunga seperempat poin, membawa kisaran target menjadi 4,25%–4,5%. Powell menekankan bahwa kebijakan moneter Fed sekarang "jauh lebih sedikit ketat" setelah mengurangi suku bunga satu poin persentase dari puncaknya. Ia mencatat bahwa penyesuaian suku bunga di masa depan pada tahun 2025 akan tergantung pada tren inflasi dan data pasar tenaga kerja.
Pasar ekuitas juga bereaksi negatif, dengan S&P 500 dan Nasdaq Composite keduanya turun 0,4%, sementara Dow Jones Industrial Average turun sekitar 100 poin, memperpanjang rekor kerugian menjadi 10 hari.
Meskipun terjadi penurunan, para analis dari platform blockchain Santiment menyoroti ketahanan relatif Bitcoin. "BTC yang tetap di atas $100K meskipun terjadi koreksi dapat dilihat sebagai tanda kekuatan yang mendasari. Kami memperkirakan stabilisasi dalam 24-48 jam ke depan," kata perusahaan tersebut.
Trump Mendukung Cadangan Strategis Bitcoin

Presiden terpilih Donald Trump, sementara itu, mengulangi dukungannya terhadap Bitcoin sebagai aset strategis. Dalam pidato pada 12 Desember, Trump mengusulkan untuk menciptakan cadangan Bitcoin AS untuk memastikan kepemimpinan negara di ruang mata uang kripto global.
"Kami akan melakukan sesuatu yang luar biasa dengan crypto. Kami tidak ingin China atau negara lain mengungguli kami," kata Trump.
Pemerintah AS saat ini memegang lebih dari 212.000 BTC, yang bernilai $22,3 miliar, dari penyitaan aparat penegak hukum. Meskipun visi Trump untuk cadangan Bitcoin masih belum jelas, ada spekulasi yang berkembang bahwa perintah eksekutif dapat menetapkan Bitcoin sebagai aset cadangan setelah pelantikannya pada 20 Januari 2025.
Analis percaya bahwa perkembangan ini menandakan pergeseran signifikan dalam pendekatan pemerintah AS terhadap mata uang kripto, meskipun Federal Reserve tetap mempertahankan sikap hati-hatinya.
#btc #BitcoinReserve #CryptoNewss #TrumpSupportsCrypto #TrumpCrypto