Pada akhir Desember 2024, Mohammed Arsalan, seorang trader cryptocurrency berusia 30 tahun dari Karachi, Pakistan, diculik dan dipaksa untuk mentransfer $340.000 dari akun Binance-nya kepada para penculiknya.



Insiden ini dimulai ketika seseorang bernama Hamid menghubungi Arsalan, mengungkapkan minat untuk membeli dolar AS. Meskipun Arsalan menolak, Hamid terus mendesak dan akhirnya mengunjungi kantor Arsalan di Saima Arabian Villas pada 24 Desember, didampingi oleh rekan-rekannya. Mereka membahas transaksi potensial yang melibatkan $30.000, tetapi ketika Arsalan meminta pembayaran, mereka menunda, menyarankan orang lain, Ashar, yang akan menanganinya. Malam itu juga, di sebuah restoran lokal, individu tambahan bergabung dengan grup tersebut. Sekitar pukul 1:40 pagi pada 25 Desember, sebuah kendaraan polisi tanpa pelat datang, membawa lima pria berpakaian biasa yang mengklaim sebagai petugas polisi. Mereka secara paksa menculik Arsalan, menutup mulutnya dan membawanya ke dekat kantor FIA Saddar. Di sana, mereka memaksanya untuk membuka akun Binance-nya dan mentransfer $340.000 ke berbagai akun. Mereka juga mengambil uang tunai dari kantongnya, mereset ponselnya, dan melepaskannya di dekat makam Quaid-i-Azam sekitar pukul 4 pagi.



Setelah dibebaskan, Arsalan melaporkan Laporan Informasi Pertama (FIR) di kantor polisi Manghopir. Penyelidikan yang dipimpin oleh Sel Kejahatan Anti-Kekerasan (AVCC) menghasilkan penangkapan tujuh tersangka, termasuk seorang petugas dari Departemen Kontra Terorisme (CTD). Individu yang ditangkap diidentifikasi sebagai Haris alias Ashar, Mohammed Rizwan Shah, Tariq Hasan Shah alias Amir, Muzamil Raza, Umer Jilani, Umer Irshad, dan Noman Riffat. Upaya sedang dilakukan untuk menangkap seorang polisi lain yang terlibat yang masih buron.



Inspektur Jenderal Polisi Ghulam Nabi Memon menekankan bahwa tindakan kriminal ini dilakukan oleh individu-individu dan tidak mencerminkan operasi CTD. Ia memastikan bahwa tindakan tegas, termasuk proses departemen dan kemungkinan pemecatan dari layanan, akan diambil terhadap setiap personel polisi yang terbukti terlibat dalam aktivitas ilegal.



Insiden ini menyoroti risiko yang dihadapi oleh trader cryptocurrency dan menekankan pentingnya kewaspadaan dan keamanan dalam transaksi keuangan.


Sumber

1: https://www.cryptopolitan.com/pakistani-crypto-trader-kidnapped/

2: https://www.dawn.com/news/1882945

Ikuti saya di saluran telegram https://t.me/cryptotradininformations

$BTC
$XRP $BNB

DOGE
DOGEUSDT
0.09921
+1.12%

SOL
SOL
83.1
+1.96%