Harga cryptocurrency merosot tajam pada hari Selasa, menghapus beberapa keuntungan yang diperoleh pada hari Senin seiring meningkatnya kekhawatiran tentang pasar obligasi.

Bitcoin Bitcoin

btc

-2,4%

Bitcoin turun 4%, mencapai level terendah intraday di $97,700. Demikian pula, Ethereum (ETH), Ripple XRP

xrp

1,37%

XRP, dan Solana Solana

sol

-4,88%

Solana turun lebih dari 5%.

Penurunan ini sejalan dengan sentimen risk-off yang meluas di pasar keuangan lainnya, terutama di saham. Indeks Nasdaq 100 turun lebih dari 1% menjadi $19,635, sementara S&P 500 turun sebesar 0,50%. Indeks-indeks ini, yang didominasi oleh perusahaan teknologi, cenderung lebih sensitif terhadap sentimen risiko.

Saham teknologi populer juga terpengaruh. Saham NVIDIA anjlok sebesar 5,4%, menghapus lebih dari $175 miliar dalam nilai pasar. Saham Tesla turun 3%, sementara Super Micro Computer turun 1,5%.

Penjualan kemungkinan dipicu oleh meningkatnya hasil obligasi AS menjelang laporan ekonomi penting, termasuk data nonfarm payroll dan notulen Federal Reserve. Hasil obligasi 10 tahun naik sebesar 1,7% menjadi 4,70%, sementara hasil 30 tahun dan 5 tahun meningkat menjadi 4,61% dan 4,50%, masing-masing.

Meningkatnya hasil obligasi biasanya menandakan harapan akan sikap yang lebih hawkish dari Federal Reserve. Pada pertemuan bulan Desember, Fed memberi sinyal akan dua pemotongan suku bunga pada 2025, lebih sedikit dari yang diperkirakan sebelumnya. Notulen dari pertemuan itu, yang akan dirilis pada hari Rabu, 8 Januari, akan memberikan wawasan lebih lanjut tentang diskusi Fed.

Bitcoin dan cryptocurrency lainnya menghadapi tekanan tambahan setelah laporan Departemen Tenaga Kerja menunjukkan lowongan pekerjaan melonjak ke level tertinggi dalam enam bulan, didorong oleh sektor jasa.

Laporan ini mendahului data nonfarm payroll resmi, yang akan dirilis pada hari Jumat. Laporan pekerjaan yang lebih kuat dari yang diharapkan dapat memperkuat pendekatan hawkish Fed, karena pasar tenaga kerja yang ketat akan menjaga tekanan inflasi tetap tinggi.

Beberapa analis percaya bahwa melonjaknya hasil obligasi dapat menghancurkan Bitcoin, altcoin, dan aset lainnya. Dalam catatan terbaru, Mark Zandi, Kepala Ekonom di Moody's, memperingatkan bahwa defisit yang meningkat di bawah Donald Trump dapat mendorong hasil lebih tinggi. Itu, pada gilirannya, akan menyebabkan rotasi dari aset berisiko seperti crypto ke dana pasar uang.

#Write2Earn

#BinanceAlphaAlert

$BTC

BTC
BTC
76,996.72
-1.13%

$ETH

ETH
ETH
2,309.66
-3.04%

$XRP

XRP
XRP
1.5957
+0.45%