Elon Musk akan menempati ruang untuk #DOGE kantor di dalam kompleks Gedung Putih.
Elon Musk berencana untuk mendirikan kantor di kompleks Gedung Putih saat ia meluncurkan proyek baru yang bertujuan untuk mengurangi pengeluaran pemerintah di bawah Departemen Efisiensi Pemerintah (#DOGE ) yang baru diperkenalkan, menurut laporan dari The New York Times.
Menurut laporan tersebut, kantor akan terletak di Gedung Kantor Eksekutif Eisenhower, yang berada di sebelah Gedung Putih. Langkah ini akan memungkinkan Musk, yang memiliki perusahaan dengan kontrak besar dengan pemerintah AS, untuk tetap dekat dengan Presiden terpilih Donald Trump setelah ia menjabat.
Dalam pemilihan umum yang baru-baru ini diadakan di AS, bos Twitter tersebut telah mendukung Trump dengan donasi yang mencapai ratusan juta dolar untuk membantunya mendapatkan mayoritas historis. Dengan kemenangan ini, Trump akan memimpin Gedung Putih untuk kedua kalinya dan sebagai presiden ke-47 Amerika Serikat.
Setelah menjalin hubungan dekat dengan Trump selama pemilihan, Musk sering terlihat bersama Trump sejak saat itu, menghadiri rapat dan memberikan saran tentang keputusan penting.
Proyek baru ini, yang diberi nama Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE), dipimpin oleh Musk dan pasangannya, Vivek Ramaswamy, seorang miliarder AS yang mencalonkan diri dalam perlombaan presiden AS dan kemudian mendukung Trump. Masih belum jelas apakah Ramaswamy juga akan memiliki ruang kantor di kompleks Gedung Putih.
Menurut laporan The New York Times, saat ini, #DOGE anggota staf bekerja dari kantor Washington, DC perusahaan Musk, SpaceX. Detail tentang proyek dan dananya masih rahasia, dan tidak jelas peran apa yang akan dimainkan Musk di Gedung Putih atau apakah ia akan menerima akses khusus.
Lebih lanjut, Musk mungkin akan menjadi 'pegawai pemerintah khusus', yang akan memberinya lebih banyak fleksibilitas dalam hal pengungkapan keuangan. Namun, ukuran timnya dan perannya yang tepat masih belum diungkapkan.