Pasar cryptocurrency sedang heboh dengan spekulasi menjelang pelantikan kedua presiden Donald Trump pada 20 Januari 2025. Bitcoin (BTC), cryptocurrency unggulan, berada di bawah pengawasan ketat, dengan para ahli terbagi tentang apakah harganya akan melonjak atau terjatuh di sekitar acara tersebut. Berikut adalah pandangan lebih dekat pada skenario potensial yang mendorong sentimen pasar.

Kasus Bullish: Optimisme Memicu Prediksi Kenaikan

Data Inflasi dan Dukungan Institusional

Menurut Markus Thielen dari 10x Research, optimisme seputar pelantikan Trump dan data Indeks Harga Konsumen (CPI) yang positif, yang akan dirilis pada 15 Januari, dapat memberikan latar belakang yang sempurna untuk kenaikan Bitcoin. Angka inflasi yang kuat mungkin mengembalikan kepercayaan investor, dengan kembalinya investor institusional dan meningkatnya pencetakan stablecoin menawarkan dukungan tambahan.

ETF Bitcoin spot juga melihat arus masuk yang signifikan, dengan $900 juta dilaporkan, menunjukkan meningkatnya minat institusional. Analis percaya bahwa kondisi makroekonomi yang menguntungkan dapat membantu Bitcoin mendapatkan kembali tanda psikologis $100,000, dengan perkiraan BTC diperdagangkan antara $97,000 dan $98,000 pada akhir Januari.

Faktor Trump: Cadangan Strategis dan Kebijakan Pro-Kripto

Salah satu kemungkinan yang paling dibahas adalah pembentukan Cadangan Strategis Bitcoin AS di bawah pemerintahan Trump. Jika terwujud, langkah ini dapat menstabilkan pasar Bitcoin dan secara signifikan meningkatkan permintaan. Reputasi Trump yang pro-kripto telah lebih lanjut memicu optimisme investor, dengan beberapa mengantisipasi perubahan regulasi yang cepat yang dapat menguntungkan industri kripto yang lebih luas.

Kasus Bearish: Ekspektasi yang Terlalu Tinggi dan Tren Musiman

Reaksi Berlebihan Pasar terhadap Harapan Kebijakan

Tidak semua ahli berbagi pandangan optimis. Analis seperti yang ada di K33 Research memperingatkan bahwa pasar mungkin melebih-lebihkan dampak dari kebijakan Trump. Secara historis, perubahan kebijakan yang signifikan memerlukan waktu untuk terwujud, dan ekspektasi yang meningkat dapat menyebabkan kekecewaan. Koreksi pasar yang dipicu oleh harapan yang tidak terpenuhi mungkin memicu penurunan harga.

Kelemahan Musiman dan Tren Historis

Januari secara historis telah menjadi bulan yang menantang untuk Bitcoin. Arthur Hayes, salah satu pendiri BitMEX, memperingatkan bahwa permintaan yang lemah dan ekspektasi yang terlalu tinggi dapat menyebabkan 'penjualan besar-besaran' dalam harga Bitcoin. Indeks Premium Coinbase, indikator kunci permintaan investor AS, berada di titik terendah tahun ini, menandakan potensi kelemahan pasar.

Menavigasi Ketidakpastian: Apa yang Menanti di Depan?

Seiring pelantikan semakin dekat, trajektori harga Bitcoin tetap tidak pasti. Di satu sisi, indikator makroekonomi yang kuat dan sikap pro-kripto Trump dapat mendorong kenaikan. Di sisi lain, tren musiman, permintaan yang lemah, dan ekspektasi yang terlalu tinggi mungkin menyebabkan penjualan.

Investor harus bersiap untuk volatilitas yang meningkat dalam beberapa minggu mendatang, dengan 20 Januari menandai titik kritis bagi Bitcoin. Apakah BTC akan melonjak ke level tinggi baru atau menghadapi kemunduran sementara masih harus dilihat, tetapi pelantikan pasti akan meninggalkan jejaknya di pasar kripto.

Apa pendapat Anda tentang pergerakan harga Bitcoin? Apakah optimisme akan menang, atau apakah kita akan mengalami koreksi pasar? Bagikan pemikiran Anda di bawah ini!

Penafian: Konten ini hanya untuk tujuan informasi dan pendidikan dan tidak merupakan nasihat keuangan. Harap lakukan penelitian Anda sendiri atau konsultasikan dengan penasihat keuangan sebelum membuat keputusan investasi.

Ref: tautan , tautan

#Binance #January #TRUMP #TRUMPCoinMarketCap #SOLVLaunchOnBinance