BlackRock (BLK), raksasa manajemen aset global yang mengawasi lebih dari $10 triliun, akan meluncurkan produk yang diperdagangkan di bursa (ETP) terkait mata uang kripto pertamanya di luar AS dengan penawaran Bitcoin baru di Eropa, menurut laporan Bloomberg.

Dana yang berbasis di Swiss ini dapat memasuki fase pemasaran paling cepat bulan ini, menandai langkah signifikan dalam strategi kripto perusahaan.
Detail Utama:
Keberhasilan AS sebagai Katalis:
Langkah ini menyusul kinerja eksplosif iShares Bitcoin ETF (IBIT) milik BlackRock yang berbasis di AS, yang mengumpulkan hampir $60 miliar dalam aset yang dikelola (AUM) hanya dalam waktu satu tahun sejak peluncurannya pada Januari 2024.
Lomba Kripto Eropa:
Masuknya BlackRock memperburuk persaingan di pasar ETP kripto yang berkembang di Eropa, di mana perusahaan seperti Kraken, Bitstamp, dan FTX EU sudah memperluas layanan. Kraken baru-baru ini memperoleh lisensi untuk menawarkan derivatif, mencerminkan minat institusional yang meningkat.
Dinamika Biaya:
Sementara ETF Bitcoin AS mendominasi secara global dengan biaya lebih rendah dan likuiditas superior (memegang 91% dari pasar), ETP Eropa sering kali memiliki biaya lebih tinggi—beberapa dengan rasio biaya hingga 2.5%. Strategi penetapan harga BlackRock untuk produknya di Eropa tetap tidak diungkapkan, faktor kritis untuk daya tarik investor.
Wawasan Analis:
Analis ETF senior Bloomberg, Eric Balchunas, menekankan pentingnya ekspansi BlackRock, mencatat, “Struktur biaya akan menjadi kunci. ETF AS menetapkan standar tinggi untuk efisiensi biaya, tetapi peluncuran ini menegaskan komitmen BlackRock terhadap kripto—terutama di pasar di mana mereka memiliki pijakan yang kuat.”
Pertanyaan yang Belum Terjawab:
Kerangka biaya ETP, posisi regulasi, dan potensi dampaknya pada lanskap kompetitif Eropa tetap tidak jelas. BlackRock belum memberikan komentar tambahan pada saat publikasi.
Dorongan strategis ini sejalan dengan tren industri yang lebih luas saat raksasa keuangan tradisional semakin menjembatani kesenjangan antara aset digital dan portofolio investasi mainstream.