Kepala Coinbase Conor Grogan mengklaim telah mengidentifikasi dompet milik Satoshi Nakamoto, yang menunjukkan bahwa pencipta Bitcoin tersebut masih aktif di jaringan hingga tahun 2014. Ini merupakan temuan yang luar biasa karena menurut informasi sebelumnya, Nakamoto telah keluar dari layanan publik sejak tahun 2011.

Pesan terakhir yang diketahui ia kirim adalah pada bulan April 2011, dalam sebuah pertukaran email dengan pengembang Mike Hearn, yang berbunyi: "Saya telah beralih ke hal-hal lain. Bitcoin berada di tangan yang tepat dengan Gavin dan semua orang." Ini juga menandai kepergian resminya dari proyek Bitcoin.

Seiring dengan berakhirnya waktu, Nakamoto semakin jarang terlibat dalam diskusi forum. Namun, waktu kepergiannya bertepatan dengan kunjungan Gavin Andresen, penggantinya dalam peran pengembang Bitcoin, ke markas CIA.
Hal ini telah memicu banyak spekulasi tentang hubungan antara kedua peristiwa tersebut. Beberapa berpendapat bahwa Nakamoto hanya ingin tetap anonim atau meninggalkan proyek tersebut karena alasan pribadi. Sementara itu, beberapa teori lain mengemukakan kemungkinan bahwa ia meninggal dunia atau mengalami insiden yang menghalanginya untuk melanjutkan karyanya.

Grogan membuat pernyataannya berdasarkan alamat Bitcoin yang termasuk dalam Pola Patoshi, model penambangan Bitcoin awal yang baru-baru ini dicatat oleh platform analisis blockchain Arkham.
Meskipun tidak mungkin untuk memastikan bahwa alamat-alamat itu milik Nakamoto, Grogan mengatakan ada bukti yang dapat diandalkan untuk menghubungkan data-data tersebut. Menurut perkiraan, Nakamoto mungkin memiliki sekitar 1,1 juta BTC, atau $109 miliar, yang membuatnya lebih kaya daripada Bill Gates dalam hal nilai di atas kertas.
Sergio Demian Lerner, seorang peneliti kriptografi dan blockchain, menemukan model penambangan Bitcoin khusus pada tahap awal, yang diduga milik Satoshi. Perbedaan model ini adalah ia tidak menambang blok secara berurutan, untuk menjaga agar jaringan Bitcoin tidak terpusat pada satu penambang saja.
Namun, beberapa peneliti berpendapat bahwa perkiraan Satoshi sebesar 1,1 juta BTC mungkin dibesar-besarkan karena adanya duplikasi dalam model penambangan atau berdasarkan asumsi yang belum diverifikasi. Menurut mereka, jumlah sebenarnya mungkin hanya sekitar 600.000 - 700.000 BTC, sementara beberapa teori lain menyatakan bahwa Satoshi dapat memiliki hingga 1,5 juta BTC.

Grogan mempertanyakan apakah Satoshi Nakamoto bisa jadi warga Kanada dan apakah Kraken bisa mengetahui identitas aslinya. Grogan menemukan bahwa ada 24 transaksi yang dikirim dari dompet Bitcoin ini, dengan alamat penerima yang paling umum adalah dompet yang dimulai dengan "1PYYj". Ini adalah alamat dompet yang terhubung ke alamat Bitcoin lain yang dimulai dengan "12ib7", yang diyakini berisi lebih dari $3 miliar dalam bentuk BTC.
Khususnya, alamat ini digunakan untuk menerima Bitcoin dari CaVirtEx, bursa yang berbasis di Kanada. Grogan berpikir ini bisa menjadi bukti pertama bahwa dompet yang diyakini milik Satoshi pernah diperdagangkan dengan bursa terpusat (CEX).

Hal penting lainnya adalah bahwa CaVirtEx diakuisisi oleh Kraken pada tahun 2016, dan Grogan berspekulasi bahwa salah seorang pendiri Kraken, Jesse Powell, atau beberapa orang di Kraken, mungkin mengetahui identitas asli Satoshi jika data KYC yang terkait dengan dompet tersebut masih tersimpan. Akan tetapi, Kraken dan Powell tidak pernah secara resmi menyatakan bahwa mereka mengetahui siapa Nakamoto.
Powell telah menyarankan bahwa Satoshi bisa jadi seorang individu atau suatu kelompok dengan keahlian teknis tinggi, dan beberapa orang di komunitas kripto mungkin sudah mengetahui identitas aslinya.

Grogan berpendapat bahwa penelitian ini dapat membantu menentukan apakah model penambangan Patoshi benar-benar hanya milik Satoshi. Ia mengatakan bahwa ini adalah bukti pertama dalam beberapa tahun terakhir yang membuatnya mengurangi keyakinannya bahwa Satoshi adalah Len Sassaman, seorang kriptografer dan pakar privasi yang telah dikaitkan dengan Bitcoin sebelum kematiannya pada tahun 2011.
Dengan kata lain, tujuan dari penelitian ini bukanlah untuk membuktikan bahwa Satoshi masih aktif, tetapi untuk memastikan bahwa sejak tahun 2014 hingga sekarang, ia sebenarnya sudah tidak ada lagi. Fakta bahwa BTC ini tidak bergerak juga merupakan tanda positif, karena jika Satoshi menjual, pasar bisa terpukul keras.


