Karena Bitcoin semakin diakui sebagai aset strategis, beberapa negara bagian di Amerika Serikat mempertimbangkan untuk membuat cadangan Bitcoin guna mendiversifikasi portofolio investasi dan meningkatkan stabilitas keuangan. Langkah-langkah ini tidak hanya menunjukkan minat terhadap teknologi blockchain tetapi juga mencerminkan tren peningkatan adopsi mata uang kripto dalam kebijakan keuangan publik.
Texas: Merintis dengan Proposal Cadangan Bitcoin
Pada bulan Desember 2024, Perwakilan Negara Bagian Giovanni Capriglione mengajukan RUU H.B. 1598, yang akan membentuk dana cadangan Bitcoin strategis untuk #Texas . RUU ini mewajibkan negara bagian untuk menyimpan Bitcoin setidaknya selama lima tahun dan mengizinkan penduduk untuk berkontribusi ke dana tersebut. Jika disahkan, Texas akan menjadi salah satu negara bagian pertama di Amerika Serikat yang secara resmi memasukkan Bitcoin ke dalam sistem keuangan publiknya.
Utah: Negara Bagian Pertama yang Hampir Meluncurkan Dana Bitcoin
#Utah saat ini memimpin penerapan cadangan Bitcoin melalui RUU "Cadangan Bitcoin Strategis" (HB230). RUU ini telah disahkan oleh DPR dan sedang menunggu pembahasan di Senat. Jika disetujui, bendahara negara bagian akan memiliki wewenang untuk menginvestasikan hingga 5% dana publik dalam Bitcoin dan aset digital dengan kapitalisasi pasar lebih dari $500 miliar. Ini merupakan langkah inovatif yang dapat menjadi preseden bagi negara bagian lain.
Pennsylvania: Bertujuan untuk Portofolio yang Lebih Terdiversifikasi
Pada bulan November 2024, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengusulkan rancangan undang-undang yang menyerukan pembentukan dana cadangan strategis Bitcoin. Dengan demikian, bendahara negara bagian dapat menginvestasikan hingga 10% dari Dana Umum, Dana Cadangan, dan Dana Investasi Negara Bagian dalam Bitcoin. Dengan mengintegrasikan aset digital ke dalam portofolio investasinya, Pennsylvania menunjukkan komitmennya untuk beradaptasi dengan tren keuangan modern.
Wyoming: Mendukung Bitcoin dalam Sistem Keuangan Publik
Pada awal 2025, lima senator Republik di Wyoming mengajukan rancangan undang-undang yang mengizinkan Departemen Keuangan Negara untuk menginvestasikan hingga 3% dana negara bagian dalam $BTC . Dana-dana ini mencakup dana umum Departemen Keuangan Wyoming, dana perwalian mineral permanen, dan dana perwalian tanah permanen. Langkah ini memperkuat posisi Wyoming sebagai salah satu negara bagian yang paling mendukung mata uang kripto.
Beberapa negara bagian lain sedang mempertimbangkan
Selain Texas, Utah, Pennsylvania, dan Wyoming, setidaknya 14 negara bagian lainnya, termasuk Alabama, Arizona, Florida, Kentucky, Massachusetts, Montana, New Hampshire, North Dakota, Ohio, Oklahoma, South Dakota, dan beberapa lainnya, juga mempertimbangkan RUU serupa yang bertujuan mengintegrasikan Bitcoin ke dalam strategi keuangan mereka.

Dampak dan prospek
Fakta bahwa negara-negara bagian AS sedang mempelajari dan mempertimbangkan cadangan Bitcoin merupakan perubahan penting dalam pendekatan terhadap keuangan publik. Jika tren ini berlanjut, Bitcoin dapat semakin dianggap sebagai aset yang sah dalam portofolio pemerintah daerah. Hal ini tidak hanya akan mendorong pengakuan resmi terhadap mata uang kripto, tetapi juga dapat memengaruhi cara negara lain memperlakukan aset digital di masa mendatang.

Peringatan Risiko
Meskipun Bitcoin berpotensi menghasilkan imbal hasil jangka panjang, berinvestasi dalam mata uang kripto berisiko karena harganya yang fluktuatif dan lanskap regulasi yang tidak menentu. Investor harus mempertimbangkan dengan cermat sebelum memasuki pasar dan hanya berinvestasi sesuai kemampuan mereka untuk menanggung kerugian.

