LIBRA: Dari Kesuksesan yang Meroket hingga Kehancuran yang Menghancurkan
Kegilaan memecoin terbaru, yang mendapatkan momentum setelah peluncuran token TRUMP yang didukung oleh Donald Trump, mungkin telah mencapai titik puncaknya—bencana token LIBRA.
Proyek ini, yang dibangun di atas blockchain Solana dan dipromosikan oleh Presiden Argentina Javier Milei, menyaksikan kapitalisasi pasarnya melonjak hingga $4,5 miliar, namun anjlok lebih dari 80% dalam hitungan jam karena orang dalam menjual sahamnya, mengakibatkan banyak investor ritel mengalami kerugian besar.
Insiden itu dengan cepat menjadi skandal politik internasional ketika Milei menghapus cuitannya yang mendukung LIBRA, membantah adanya hubungan dengan proyek tersebut, dan menyalahkan oposisi politik karena memanipulasi situasi. Tak lama kemudian, partai oposisi Argentina membahas pemakzulan, yang menyebabkan ketidakstabilan di pasar saham negara itu.
Namun kontroversi tersebut semakin dalam—pesan yang bocor mengungkapkan bahwa tokoh kunci di balik LIBRA mengaku telah membayar akses ke lingkaran dalam Milei beberapa bulan sebelum peluncuran dan keruntuhan token tersebut.
🔥 Apakah Ini Akhir Era Memecoin?
Penipuan Memecoin bukanlah hal baru, tetapi insiden ini menyoroti risiko perdagangan yang tidak diatur. Menurut FRNT Financial, LIBRA bisa menjadi titik balik bagi seluruh sektor.
📉 "Pada titik ini, memecoin identik dengan skema 'pump and dump'.” – FRNT Financial
Para analis memperkirakan minat terhadap memecoin telah memudar menyusul kehebohan seputar TRUMP dan MELANIA, dengan kontroversi terbaru ini semakin merusak reputasi sektor tersebut.
Chris Chung, pendiri Titan, platform swap berbasis Solana, menekankan perlunya akuntabilitas yang lebih besar dalam DeFi:
💬 "Kegagalan $LIBRA seharusnya menjadi pengingat bahwa kami di komunitas DeFi memiliki tanggung jawab untuk membuat ruang ini lebih aman bagi pengguna."
🔎 Bagaimana “Fiasko” Terungkap
Seluruh kisah LIBRA berlangsung dalam beberapa hari, dimulai pada tanggal 14 Februari.
🔹 Token tersebut diluncurkan pada DEX Meteora yang berbasis di Solana, dengan Milei memposting (dan kemudian menghapus) sebuah tweet yang mengklaim LIBRA dimaksudkan untuk membantu pertumbuhan ekonomi Argentina—dukungan besar-besaran untuk memecoin.
🔹 Kapitalisasi pasar token melonjak menjadi $4,4 miliar dalam beberapa jam sebelum orang dalam menjual kepemilikan mereka, mengantongi hampir $100 juta, menurut analisis on-chain.
🔹 Keesokan harinya, Milei menghapus twitnya, yang memicu kepanikan di kalangan pemegang memecoin dan memicu aksi jual besar-besaran pada TRUMP, MELANIA, dan token serupa.
🔹 Solana (SOL), blockchain yang mendukung LIBRA, juga mengalami penurunan token aslinya.
🔹 Oposisi Argentina menyerukan pemakzulan Milei, yang meningkatkan dampak politiknya.
📉 Hasilnya? LIBRA melenyapkan modal ritel sebesar $4,5 miliar dalam waktu tujuh jam dan kini kapitalisasi pasarnya hanya sebesar $500.000.
👀 Perdagangan Orang Dalam dan Tokoh Kontroversial
Beberapa tokoh terkenal dikaitkan dengan skandal LIBRA, termasuk Dave Portnoy, Threadguy, Hayden Davis, dan FaZe Banks.
🔹 Portnoy mengakui sebagai investor awal dan mengklaim dia telah mendapatkan pengembalian dana, yang memicu spekulasi bahwa orang dalam memiliki keuntungan yang tidak adil.
🔹 Davis, yang berada di balik LIBRA dan MELANIA, membantah bahwa hal itu merupakan "usaha tarik-tarikan", dan malah menyebutnya sebagai "rencana yang gagal total."
Sementara itu, Ben Chow, salah satu pendiri DEX Meteora, mengundurkan diri pada 17 Februari di tengah kontroversi.

🚨 Pengungkapan yang mengejutkan: Pada tanggal 18 Februari, pesan yang bocor menunjukkan Davis mengklaim bahwa ia dapat "mengendalikan" Milei karena dugaan pembayaran kepada Karina Milei, saudara perempuan presiden dan tokoh kuat dalam pemerintahannya.
⚠️ Apa yang akan terjadi selanjutnya pada Memecoin?
Seluruh kontroversi ini menunjukkan bahwa pasar memecoin sedang berada pada titik balik.
🔹 Investor institusional mengalihkan fokus ke BTC dan ETH, sementara memecoin tetap menjadi segmen kripto yang paling fluktuatif dan tidak dapat diprediksi.
🔹 Rusaknya reputasi dan meningkatnya pengawasan dapat menyebabkan menurunnya minat terhadap sektor tersebut.
Chris Chung memperingatkan:
💬 "Seluruh cerita ini merupakan kemunduran besar bagi dunia kripto. Jika kita ingin menarik pengguna ritel baru, ini BUKAN cara yang tepat."
#JavierMilei , #libra , #CryptoScandal , #CryptoNewss , #MileiMemeCoinControversy
Tetap selangkah lebih maju – ikuti profil kami dan tetap terinformasi tentang segala hal penting di dunia mata uang kripto!
Melihat:
,,Informasi dan pandangan yang disajikan dalam artikel ini ditujukan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat investasi dalam situasi apa pun. Konten halaman ini tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau bentuk nasihat lainnya. Kami memperingatkan bahwa berinvestasi dalam mata uang kripto dapat berisiko dan dapat menyebabkan kerugian finansial.

