Berita Skandal Koin Libra: Bagaimana Javier, Karina Milei, & Ben Chow Terhubung

Skandal Koin Libra telah memukul ekosistem Solana dengan keras, menyebabkan pengunduran diri Pendiri Bersama Meteora Ben Chow. Peluncuran memecoin LIBRA menyebabkan kekacauan, menimbulkan kekhawatiran serius tentang perdagangan orang dalam, hubungan politik, dan kerugian besar investor.

Ben Chow Mengundurkan Diri Setelah Skandal Koin Libra

Pada 18 Februari, pendiri Jupiter, Meow, mengumumkan bahwa Ben Chow telah mengundurkan diri dari posisinya di Meteora. Meow mengutip "kurangnya penilaian dan perhatian" dalam keputusan Meteora. Tuduhan segera menyusul, menunjukkan bahwa beberapa anggota tim Meteora mendapatkan keuntungan melalui perdagangan orang dalam di bawah kepemimpinan Chow.

Influencer kripto Moty mengklaim bahwa orang dalam mendapatkan keuntungan secara finansial selama peluncuran token $LIBRA. Namun, baik Ben Chow maupun Meow membantah adanya kesalahan, bersikeras bahwa baik Chow maupun tim Meteora tidak bertindak tidak etis.

Skandal ini telah merusak reputasi Meteora, menyebabkan lebih banyak pengawasan terhadap Ben Chow dan keterlibatannya dalam kontroversi memecoin LIBRA.

Drama Politik: Peran Yang Diduga dari Karina Milei

Situasi semakin memburuk ketika laporan mengaitkan Karina Milei, saudara perempuan Presiden Argentina Javier Milei, dengan skandal tersebut. Media Argentina mengungkap klaim oleh Hayden Davis, CEO Kelsier Ventures, yang mengatakan dia membayar Karina untuk meyakinkan presiden agar mempromosikan Koin Libra di Argentina.

Davis diduga mengirim pesan kepada seorang eksekutif kripto mengatakan, "Saya mengirim $$ kepada saudarinya, dan dia melakukan apa pun yang saya katakan." Baik Davis maupun Karina Milei membantah klaim ini, dan tidak ada bukti yang solid muncul. Presiden Javier Milei juga membantah mendukung koin tersebut, menyatakan dia hanya "menyebarkan informasi."

Putaran politik ini menyebabkan gugatan dan bahkan seruan untuk pemecatan presiden.

Siapa yang Bertanggung Jawab?

Skandal ini telah meninggalkan lebih dari 13.000 investor dengan kerugian total $251 juta. Data dari Nansen menunjukkan:

86% dari dompet yang menjual LIBRA dengan keuntungan atau kerugian lebih dari $1.000 akhirnya kehilangan uang.

Sekitar 2.101 dompet menghasilkan $180 juta, menunjukkan adanya keuntungan orang dalam.

Meskipun ada tuduhan serius, tidak ada bukti jelas yang menghubungkan Ben Chow atau Karina Milei dengan kesalahan. Penyidikan masih berlangsung.

Penyelidikan Jupiter terhadap LIBRA: Titik Balik

Sebagai respons terhadap dampak tersebut, Jupiter memulai penyelidikan independen terhadap token $libra. Awalnya mempekerjakan Fenwick & West, firma tersebut menghadapi reaksi negatif karena hubungan masa lalu dengan FTX dan Alameda Research, mendorong Jupiter untuk mempertimbangkan kembali dan mencari opsi hukum alternatif.

Penyidikan bertujuan untuk mengungkap apakah terjadi kesalahan selama peluncuran Koin Libra, karena komunitas kripto menuntut transparansi.

Dampak pada Harga Koin Libra dan Harga Solana

Skandal Koin Libra menyebabkan penurunan tajam dalam kinerja pasar LIBRA dan Solana. LIBRA anjlok 74% dari $1.0298 menjadi $0.2180, dengan penurunan intraday sebesar 21,83%, kapitalisasi pasar $55,85 juta, dan volume perdagangan $8,29 juta. Harga Solana juga turun 11,63% dari $195,56 menjadi $172,90 tetapi rebound 5,36% intraday, mencapai kapitalisasi pasar $84,43 miliar dan volume perdagangan $3,64 miliar.

Skandal ini mengungkap masalah besar kripto, termasuk perdagangan orang dalam dan hubungan politik. Dengan pengunduran diri salah satu pendiri Meteora dan penyelidikan yang sedang berlangsung, dampak penuh tetap tidak pasti. Sementara LIBRA dan Solana menunjukkan tanda-tanda pemulihan, komunitas kripto tetap waspada, menuntut akuntabilitas dan transparansi saat situasi terus berkembang.

Kunjungi:- CoinGabbar

#LibraCoinScandal #LibraCoinScandal #newsLibraCoin #LibraCoinArgentina #LibraCoinprice