Spesulasi nilai**: Nilai Pi dapat berfluktuasi berdasarkan dinamika penawaran/permintaan internal, meskipun perdagangan tertutup mungkin membatasi volatilitas pada awalnya.
- **Pertumbuhan berbasis utilitas**: Harapkan aplikasi/layanan baru dalam ekosistem Pi (misalnya, DeFi, NFT, platform sosial) untuk mendorong penggunaan di dunia nyata.
4. **Kinerja Jaringan & Keamanan**:
- Skalabilitas dan kecepatan transaksi mungkin menghadapi uji stres awal. Pembaruan untuk mengatasi bottleneck atau bug kemungkinan akan dilakukan.
- Audit keamanan dan kewaspadaan komunitas akan sangat penting untuk melindungi dari eksploitasi.
5. **Ekspansi Ekosistem**:
- **Aktivitas Pengembang**: Lebih banyak pembangun mungkin bergabung untuk membuat dApps, mendorong inovasi. Hackathon atau hibah dapat memotivasi ini.
- **Fitur tata kelola**: Alat pengambilan keputusan terdesentralisasi mungkin muncul, memberdayakan masukan komunitas tentang perubahan protokol.
6. **Kepatuhan Regulasi**:
- Jaringan Pi perlu menavigasi regulasi global, yang dapat mempengaruhi akses pengguna di wilayah tertentu. Transparansi dalam kepatuhan (misalnya, pelaporan pajak, kebijakan AML) akan menjadi kunci.
7. **Dinamika Komunitas**:
- **Edukasi dan dukungan**: Sumber daya untuk membimbing pengguna melalui migrasi, keamanan, dan penggunaan aplikasi.