Dalam beberapa minggu terakhir, XRP, cryptocurrency yang terkait dengan platform pembayaran Ripple, telah mengalami fluktuasi harga yang signifikan. Pada awal Januari 2025, harga XRP mencapai titik tertinggi sepanjang masa, melampaui 3 USD. Pada 15 Januari 2025, nilai ini mencapai 3,02 USD, dengan potensi kenaikan lebih lanjut hingga 4,40 USD menurut analisis teknis.
Namun, dalam beberapa hari terakhir, terjadi penurunan nilai XRP. Menurut data pada 27 Februari 2025, harga XRP adalah 2,21 USD, yang berarti penurunan sebesar 3,5% dalam 24 jam terakhir. Penurunan ini merupakan bagian dari tren yang lebih luas di pasar cryptocurrency, di mana baik Bitcoin maupun XRP mengalami kerugian. Para analis mengaitkan pergerakan pasar ini dengan kekecewaan investor akibat kurangnya dukungan regulasi dari pemerintahan baru di AS.
Meskipun ada penurunan saat ini, proyeksi jangka panjang untuk XRP tetap optimis. Para analis memperkirakan bahwa pada akhir 2025, harga XRP dapat mencapai 2,84 USD, dan pada akhir 2029 bahkan 6,75 USD. Proyeksi lainnya menunjukkan bahwa XRP dapat naik menjadi 5-7 USD pada paruh pertama tahun 2025, tergantung pada perkembangan situasi regulasi dan adopsi teknologi Ripple.
Analisis teknis menunjukkan sinyal campuran untuk XRP. Beberapa indikator, seperti RSI (Relative Strength Index), berada di zona netral, sementara yang lain, seperti MACD (Moving Average Convergence Divergence), menunjukkan sinyal jual. Perlu dicatat bahwa pada grafik harian, XRP telah membentuk segitiga asimetris, yang biasanya menandakan kelanjutan tren. Penembusan batas bawah pola ini dapat menunjukkan penurunan lebih lanjut.
Kesimpulannya, meskipun kondisi pasar saat ini untuk XRP berfluktuasi, proyeksi jangka panjang tetap positif. Namun, investor harus tetap berhati-hati dan memantau baik perkembangan situasi regulasi maupun indikator teknis sebelum mengambil keputusan investasi.
